https://diarywinrie.com diary winrie: Gulai Campur Cumi

Rabu, 24 Agustus 2022

Gulai Campur Cumi

Gulai khas kerinci

Bismillahirrahmanirrahim. Sore Camamud, masyaallah tabarakallah kalau sudah niche blognya lifestyle. Blog sudah pasti bebas membahas apa saja yaaa. Tulisan sebelumnya sempat membahas sambal belut lado hijau. Kali ini akan membahas tentang makanan yaitu gulai campur cumi.

Gulai Campur Khas Kerinci

Gulai campur menjadi makanan khas orang Kerinci. Gulai campur merupakan gulai yang dibuat dengan mencampurkan beberapa sayur-sayuran seperti : daun ubi, kentang, jengkol, rimbang, kacang-kacangan, jamur, jantung pisang dan ikan yang sudah disalai.

Kenikmatan gulai campur ini tiada duanya. Apalagi menambahkan daun kucai atau daun gando bahasa Kerinicinya. Rasanya begitu menggoda dan enak banget bagi yang suka.

Kebiasaan memasak gulai campur ini sudah turun temurun dari nenek moyang. Ada yang masak dengan memasukkan santan ada jua yang tidak memasukkan santan. Gulai yang tidak bersantan kami sebut dengan “gulai ampai”.

Orang tua saya jarang memasak gulai ampai sehingga saya juga tidak paham cara memasaknya. Tetapi gulai campur sering Amak memasaknya. Biasanya gulai campur amak di tambah dengan Rusa yang sudah disalai atau lele yang sudah disalai.

Kata Amak dengan menambahkan rusa atau lele yang disalai itu, maka akan mengharumkan kuah dan menjadikan gulai tambah enak. Rusa atau lele salai yang di masukkan kedalam gulai, kami sebut “kincu gulai”.

Rasanya kurang afdol kalau gulai hanya berupa sayur-sayuran tanpa adanya kincu. Nah kali ini saya mencoba mengganti kincu tersebut dengan cumi-cumi basah.

Cumi-cumi merupakan bahan mentah yang mudah didapatkan di sini karena saya tinggal di daerah laut. Sedangkan di Kerinci lebih banyak makanan bersalai. Konon kata Amak, orang Kerinci suka berburu rusa atau mencari ikan ke hutan dan bermalam di sana.
Menu baru


Jika nasib lagi baik, maka tangkapan akan banyak dan untuk mengawetkan hasil buruan atau tangkapan tersebut. Biasanya mereka akan mengawetkan dengan menyalai atau mengasap rusa atau ikan hasil tangkapan. Sehingga lebih tahan lama setidaknya sampai mereka kembali ke dusun atau kampung.

Bahan-bahan gulai campur 

Kembali ke gulai campur cumi, saya mencoba menu baru ini dengan resep ala-ala. Berikut bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat gulai campur cumi :

1. Santan 300 ml

2. Cabe sesuai selera

3. Cumi-cumi yang sudah dibersihkan

4. Bawang merah 4 siung

5. Bawang putih 1 siung

6. Daun ubi

7. Rimbang

8. Kecombrang

9. Jengkol yang sudah direbus

10. Daun kunyit

11. Lengkuas 2 ruas jari

12. Jahe 2 ruas jari

13. Kunyit 1 ruas jari
Bahan gulai campur

Cara memasak gulai campur cumi :

Berikut cara memasak gulai campur cumi :

1. Haluskan semua bumbu seperti kunyit, lengkuas, jahe, cabe, bawang merah dan bawang putih.

2. Tambahkan sedikit garam saat meghaluskan bumbu untuk memudahkan saat menggiling bumbu.

3. Masukkan santan kedalam kuali dan campur semua bumbu masukkan daun kunyit.

4. Aduk terus sampai mendidih.

5. Setelah mendidih masukkan kentang yang sudah dikupas dan jengkol yang sudah direbus terlebih dahulu.

6. Setelah kentang setengah matang, masukkan semua sayur yang sudah disiapkan tadi.

7. Kecombrang , daun ubi, rimbang dan cumi-cumi dimasukkan.

8. Tunggu sampai gulai masak sambil terus diaduk agar santan tidak pecah.

9. Tunggu gulai masak dengan api kecil dan sajikan.
Gulai campur cuni ala ala


Mudah dan simple kan ya, Camamud. o ya sedikit memberi tips bagi yang tidak suka kecombrang jangan dimasukkan karena kecombrang akan mempengaruhi rasa.

Saya sendiri dulu tidak suka sambung dan sering ngambek kalau Amak masak sambung. Bahkan saya tidak mau mencuci piring Amak. Kalau Amak makan kecombrang.

Aneh dan bau menurut saya, tetapi herannya semakin bertambah umur apa-apa yang saya tidak suka dulu malah sekarang menjadi suka. Ini pengaruh apa ya ? makin kesini makin suka makanan yang pahit-pahit dan ada rasa seperti kecombrang.

Gulai campur cumi sekarang menjadi menu yang saya sukai. Saya akan makan berkali-kali setelah menyiapkan menu ini. Karena memang saya sendiri yang suka gulai dicampur kecombrang. Jadi harus dihabiskan.

Manfaat campuran kecombrang

Bicara tentang kecombrang, saya jadi penasaran dengan tumbuhan ini. Kecombrang merupakan tumbuhan berwarna merah yang termasuk kedalam jenis rempah-rempah. Bagian bunga kecombrang yang masih kuncup sering kali dimasukkan keladam bumbu masakan kuliner. Kabarnya biji dan batangnya juga bisa dipakai untuk bumbu masak.

Kecombrang ini memiliki nama ilmiah etlingera elator atau dikenal dengan jahe obor merah muda. Manfaat tumbuhan ini adalah sebagai berikut :
Manfaat kecombrang

1. Anti bakteri

Kecombrang dapat menghambat perumbuhan dari bakteri. Zat anti bakteri yang terdapat dalam batang kecombrang adalah bacillus cereus, Escheria coli, Listeria Monocytogenes dan Staphylococus aureus.

Banyaknya sifat antibakteri yang dikandung kecombrang sehingga kecombrang juga bisa sebagai pengawet makanan.

2. Memberikan aroma segar pada masakan

Kecombrang biasanya digunaka untuk menghilangkan bau amis pada makanan. Seperti pada gulai ikan dan cumi. Kecombrang dapat diolah dengan masakan berkuah atau goreng.

Masakan akan terasa lebih enak dan mempunyai cirri khas jika sudah dimasukkan kecombrang.

3. Memiliki efek anti oksidan

Kecombrang bisa menghambat kerusakan pada sel terutama sel kanker. Kandungan anti oksidan yang tinggi maka tanaman ini mampu mencegah kerusakan sel di tubuh.

Alhamdulillah, Camamud selesai pembahasan kita tentang gulai campur cumi. Gulai campur yang membutuhkan banyak sayuran dan menjadi khas dengan campuran kecombrang.

Kecombrang mempunyai beberapa manfaat, maka tidak ada salahnya mencoba mengkosumsi kecombrang mulai saat ini.

Selamat mencoba menu gulai campur cumi ala-ala. Semoga berkenan di lidah Camamud semuanya.

Tulisan sebagai pemenuhan tugas di blogspediacoaching




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

3 K dalam Hidup

Bismillahirrahmanirrahim.. Segala puji hanya milik Allah. Dia yang maha atas segala. Memberikan apa-apa yang menjadi kebutuhan kita, bukan k...