https://diarywinrie.com diary winrie: Penaikan dan penobatan sko kalbu anak butino dalam depati intan

Senin, 18 Juli 2022

Penaikan dan penobatan sko kalbu anak butino dalam depati intan

Rajo indah tunggu negeri

Pakaian Anak Jantan

Senin, 18 Juli 2022. Sebuah kebahagiaan melihat para sepupu saya yang laki-laki memakai pakaian adat berwarna merah, rompi hitam dengan hiasan benang emas menambah kesan mewah dan berharga. Pinggang terlilit kain songket yang berwarna-warni menambah kesan keberagaman yang ada di masyarakat kerinci. Hiasan tuguk atau topi yang dililit dengan kain sarban dan dihiasi beraneka bunga yang berwarna-warni. Semakin menunjukkan masyarakat kerinci adalah masyarakat yang menyukai seni.
Anak jantan calon tangganai

Persiapan Penaikan dan Penobatan Sko

Belum lagi hidangan menyambut dan melepas anak jantan untuk acara kenaikan dan penobatan sko. Semua disiapkan oleh anak butino. Menyiapkan tuguk dengan hiasan berbagai bunga bukan sesuatu yang mudah, karena anak butino akan berjalan mengelilingi desa dan meminta atau membeli bunga. Setelah bunga terkumpul akan disusun dan di hias di tuguk/topi. Semakin banyak macam bunganya semakin indah dilihat tuguknya.

Menghias tuguk membutuhkan jiwa seni yang tinggi dan kesabaran bagi anak butino untuk merangkai bunga-bunga. Beberapa bunga mungkin akan layu dan luruh sebelum dirangkai. Disini kesabaran anak butino di uji. 
Anak jantan di arak

Setelah semua disiapkan dari 1 minggu sebelumnya sampailah pada hari H. Saya sebagai bagian dari anak butino yang tidak bisa menghadiri acara yang saya idamkan dan banggakan. Ada rasa sedih menyaksikan rangkaian acara dari live Facebook guru saya Bapak Jamal Penta Putra. Selain itu melihat foto-foto yang di share di grup keluarga dan sempat juga video call dengan Amak. Seolah tak ingin ketinggalan momen bahagia ini.
Apalah daya, rencana memang di kita tetapi Allah maha menentukan segalanya

Rajo indah tunggu negeri

Sore kemaren saya menelpon saudara laki-laki saya yang akan dinobatkan hari ini. Meminta maaf karena kealpaan saya tidak bisa menghadiri dan memeriahkan acara hari ini. Acara sakral dari kalbu kami anak butino dalam. Acara yang kami banggakan dan tertanam banyak harapan untuk anak jantan kami yang di naikkan sko dan dinobatkan gelar Rajo indah tunggu negeri.

Kegiatan yang jarang sekali diadakan. Kegiatan ini pun berlangsung selama tiga hari dan sudah dimulai dari hari Sabtu kemaren. Kegiatan dilakukan selama 3 hari karena banyaknya anak jantan yang akan di nobatkan dan di naikkan sko. Sehingga harinya pun di bagi.
Pasangam anak jantan

Kenaikan sko dan penobatan ini dilakukan oleh anak batino ke anak jantan. Pada hari pertama sebanyak 61 orang yang dinobatkan untuk pemakaian sko, hari kedua sebanyak 73 orang dan pada hari ketiga 103 orang. Jumlah semua yang telah dilakukan sumpah sebanyak 237 orang.

Kegiatan kenaikan dan penobatan sko kali ini adalah kegiatan yang paling besar yang pernah dilakukan di rumah gedang Depati Intan. Setelah lebih dari 10 tahun kegiatan seperti ini tidak pernah dilakukan.

Apa Itu Sko? 

Sko berasal dari kata saka yang artinya keluarga atau leluhur dari pihak ibu. Sko sendiri dibagi menjadi sko tanah dan sko gelar. Sko gelar dapat diberikan ibu kepada saudara laki-laki dari pihak ibu (mamak/tuan).
Anak butino

Tingkatan Sko

Sko dalam masayarakat kerinci menunjukkan struktur sosial, dimana ada tingkatan-tingkatan sosial yang diatur oleh sko nan tigo takah, yaitu sko depati, sko ninek mamak dan sko tengganai.

Depati adalah orang yang mengatur dan mengkoordinir semua perkara yang terjadi dalam suatu lurah atau luhah. Luhah ini setingkat dengan Dusun. Luhah adalah gabungan dari kalbu-kalbu. Depati dipilih oleh tengganai tuo, ninek mamak dan pemangku adat yang berasal dari luhah tersebut dengan mempertimbangkan syarat untuk menjadi depati.

Ninek mamak adalah pemangku adat yang mengkoordinir kalbunya, ninek mamak adalah saudara laki-laki dari nenek pihak ibu yang biasa dipanggil nyantan dan biasanya memakai gelar adat yang dipanggil dari leluhur kalbu tersebut. Gelar yang di sematkan bisa seperti rio, datuk, ngebi, jindah, rajo, jagung dan lain sebagainya. Dipilih dari salah seorang tangganai tuo.

Kemudian tangganai tuo adalah tingkatan dibawah ninek mamak, yang mengkoordinir perut sebuah keluarga mulai dari nenek. Karena tengganai tuo merupakan saudara laki-laki dari nenek dari pihak ibu. Dan juga ada tengganai umah yaitu saudara laki-laki dari pihak ibu yang mengkoordinir tumbi atau sebuah rumah tangga. Fungsi ini berbeda dengan funsgi suami. Sedangkan fungsi suami dari seorang istri adalah mencari nafkah untuk istri dan anak-anaknya saja. Suami dari sebuah rumah tangga dipanggil uhang semendo. Semua urusan lahan milik kalbu dari pihak istri diatur oleh tengganai umah sedangkan untuk perizinan penggunaan lahan milik kalbu diatur oleh suami dari sebuah keluarga. Tengganai umah dipanggil dengan sebutan mamak atau tuan.

Harapan Anak Butino

Setelah kenaikan dan penobatan sko pada hari ini. Harapan kami sebagai anak batino adalah adanya rasa aman, damai dan tentram. Tangganai tempat kami mengadu, minta arah dan meminta penyelesaian masalah. Seperti yang sering di sampaikan dengan adanyanya sko pada anak jantan ini maka :

Anak butino anak buah anak punakan dapat di ajun dan diarahkan, tidak ado silang silih agi dalam negeri ini

Artinya pepatah ini saudara perempuan, keponakan dapat di atur dan diarahkan sehingga tidak ada lagi masalah dalam negeri ini.
Anak butino ntak diajun

Inilah harapan terbedar kami sebalu anak butino semoga amanah tangganai-tangganai kami seuai dengan gelar Rajo indah tunggu negeri. Raja yang inda penghuni negeri, tidak lari kalau ada masalah dan selalu indah jika menyelesaikan masalah. Idak ado kato ngan berat sebelah idak ado bagin ngan berat sebelah. (Tidak ada kata-kata dan pembagian yang tidak adil atau berat sebelah).

Sumber :

Sandra Yova,2021. Sejarah sistem pemerintah tradisional kemendapoan siulak di wilayah adat tigo luhah tanah sekudung tahun 1922-1979.

https://id.m. Wikipedia.org

1 komentar:

  1. Baru tahu ada istilah dan penobatan ini, Kak. Jika diperhatikan ada sentuhan budaya padang dan sumateranya ya kak, dilihat dr pemakaian ulos dan pewarnaan baju

    BalasHapus

3 K dalam Hidup

Bismillahirrahmanirrahim.. Segala puji hanya milik Allah. Dia yang maha atas segala. Memberikan apa-apa yang menjadi kebutuhan kita, bukan k...