https://diarywinrie.com diary winrie: ODOP kelas pertama ku

Minggu, 31 Juli 2022

ODOP kelas pertama ku

Odop

Bismillahirrahmanirrahim. Semangat pagi Camamud Kriya. Sebagai seseorang mama yang memilih untuk berkarya dengan bahagia. Semestinya harus konsisten dan komitmen dalam menyelesaikan apa-apa yang sudah di mulai. Salah satunya yang sangat membutuhkan konsisten dan komitmen adalah menulis. Bagaimana caranya agar kegiatan menulis ini bisa konsisten. Maka saya memutuskan untuk bergabung dengan komunitas one day one post (ODOP).

Pengalaman pertama 

Ini pengalaman pertama saya bergabung dengan komunitas menulis. Karena saya sendiri memulai menyelami dunia menulis ini sejak Februari kemaren. Berawal dari melihat postingan Mba Nita di instagram dan ternyata Mba Nita merupakan anggota aktif yang menulis di Blog.

Saya memberanikan diri bertanya kepada Mba Nita dan waktu itu mba nita ngajak ikut kelas Blog dasar. Di kelas ini saya belajar membuat blog pertama saya. Kemudian tak ingin berhenti di sini. Saya juga berniat rutin menulis setiap hari atau paling tidak 3 kali seminggu. Saya sempat ikut satu postingan satu hari selama bulan Ramadhan tetapi saya tidak bisa menyelesaikan tantangan tersebut.

Alasan ikut ODOP

Ada banyak alasan mengapa saya tidak menyelesaikan tantangan 30 hari menulis di blog. Salah satunya adalah merasa insecure karena belum punya ilmu untuk menulis. Saya hanya menulis sesuai feel dan mood saja. Alasan saya memilih menulis dan terus menulis. Sementara teman-teman di komunitas tersebut jam terbangnya sudah tinggi. Bahkan sudah ada yang menjadi writepreneur.

Merasa masih banyak kekurangan dalam menulis maka saya perlu belajar lebih giat lagi. Berdoa semoga ada komunitas yang bisa saya jadikan tempat menuntut ilmu menulis. Karena sebagai pemula saya tidak paham sama sekali. Satu-satunya informasi saat itu yang bisa saya ketahui adalah lewat wag alumni kelas blog dasar.

Informasi pendaftaran ODOP pun muncul di wag tersebut. Persyaratannya adalah menulis tentang warisan budaya indonesia dan tulisan tidak boleh plagiat. Sempat ragu mau mengikuti kelas ini. Dalam pemikiran saya kalau setiap hari mau nulis tentang budaya, saya takut kehabisan ide selama ikut kelas. Saya sendiri bukan tipe yang suka belajar sejarah apalagi budaya.

Saya sempat chat dengan Mba Nita minta pencerahan tentang kelas ODOP ini. Mba Nita menjelaskan dengan detail dan sangat mensupport saya. Meyakinkan saya bisa mengikuti kelas tersebut. Saya dan Mba Nadia yang juga baru mau mulai ikut komunitas menjadi semakin semangat ikut kelas ini.

Seleksi ODOP

Alhamdulillah seleksi dimulai dan pengalaman di waktu awal saya belum bisa menggunakan aplikasi untuk mengecek plagiarism. Saya pikir setelah memasukkan link tulisan langsung screenshoot dan kirim ke panitia seleksi. Ternyata ada beberapa proses loading terlebih dahulu untuk melihat hasil dari tulisan. Hasilnya dalam bentuk persen. Sementara saya sudah terlanjur mengirim ke Panitia.

Tidak ingin menyerah saya lansung chat panitia dan mengirimkan screenshoot terbaru. Alhamdulillah pengumuman kelulusan seleksi pun mencantumkan nama saya. Bismillah bergabung dengan komunitas one day one post.

Harapan awal saya dengan bergabung disini saya bisa konsisten menulis setiap hari. Saya tidak pernah membayangkan ada banyak materi dan ilmu di kelas wag ini. Bersyukur sekali bisa menjadi bagian dari one day one post ini. Dari sini saya jadi tahu berbagai ilmu dan jenis tulisan. Selain itu saya juga mendapatkan teman-teman baru yang dari berbagai daerah dan kalangan umur yang berbeda-beda.

Inspirasi kelas ODOP

Saya sangat terinspirasi dengan mereka yang muda-muda tetapi sudah pandai menulis. Membaca tulisan mereka seperti membaca sebuah novel yang best seller. Sementara tulisan saya masih belum terstruktur dan rapi serta bahasanya pun masih bahasa ringan sekali. Sejauh yang saya pahami dan mengerti saja. Tulisan saya pun masih gado-gado pembahasannya belum fokus pada satu tema atau bahasan.

Ada keinginan menata blog biar lebih rapi dan tulisan hanya fokus membahas satu hal. Boro-boro saya bisa memfokuskan itu. Mengejar setoran tulisan setiap hari saja kadang sering menjadi utang dan Mba Thia adalah pendamping yang paling setia mengingatkan saya. Terimakasih Mba Thia, selalu sabar memberi warning utang tulisan saya.

Bukan hal yang saya sengaja menunda setoran tulisan. Terkadang kesibukan di rumah, kantor dan beberapa kelas yang saya ikuti sangat menuntut manajemen waktu. Rasanya waktu ini tidak ada yang terbunag sia-sia. Biasanya tulisan saya kejar malam setelah anak-anak tidur. Cuma kita hanya bisa mengalokasikan waktu tetapi situasi dan kondisi tidak sepaham dengan kita.

Energi positif odop

Rencana malam melanjutkan menulis, qodarullah anak demam atau tidak mau tidur akhirnya memutuskan menemani mereka bermain dulu. Kadang mereka minta di temani tidur eh malah kebablasan ikut tidur karena kecapekan.

Mengurangi waktu istirahat malam adalah salah satu cara saya mensiasati ini. Biasanya waktu istirahat saya jam 9 atau 10 malam sudah tidur. Sekarang harus rela tidur jam 12 malam bahkan kadang sampai jam 1 malam. Cuma keputusan begadang ini saya rasakan kurang tepat. Saya menjadi kurang fit saat bekerja siang hari. Emosi menjadi tidak stabil dan takutnya akan banyak yang kena imbas dari efek menahan rasa kantuk saya di kantor. Saya juga mengalami nyeri di kuduk akibat penurunan tensi.

Saya pun memutuskan untuk tidak begadang sampai terlalu malam. Hasilnya tulisan yang belum setor akan menjadi utang yang saya prioritaskan untuk disetor keesokkan harinya.

Energi positif teman-teman ODOP

Semangat dan support dari teman-teman di grup bhineka sangat membantu saya ketika ngejar target deadline tantangan dan setoran harian. Terimakasih teman-teman semua. Tidak terasa sudah 2 bulan kita belajar bersama.

Merasakan energi positif dari teman-teman penulis yang sangat luar biasa. Ada Vina yang selalu setoran pertama setiap harinya dan selalu chat saya untuk masuk kelas materi. Masyaallah rasanya makin kesini semakin berat jika harus tereliminasi dari kelas ODOP ini. Semakin akrab dengan teman-teman disini.

O ya sampai lupa, kita di kelas ODOP ini dibagi menjadi dua kelompok kecil yaitu bhineka dan nusantara. Masing-masing kelompok beranggota 10 sd 15 orang. Saya di kelompok bhineka dan sekarang tersisa 9 0rang semoga kita semua bertahan sampai kelulusan.Aamiin.

Materi ODOP

Materi dari pemateri hebat

Sedikit ingin menyampaikan kepada Camamud yang ingin tergabung dikelas ini. Tahun depan akan ada pendaftaran lagi untuk kelas ODOP ini. Rajin intip instagram ODOP atau tulisan di ngodop. com. Insyaaallah materi di kelas ini sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita sebagai penulis. Diantaranya materi yang akan di bahas adalah sebagai berikut :

1. Pengarahan tentang OPREC :
  • Pengenalan panitia dan penaggung jawab kelas kecil
  • Teknik kegiatan yang terdiri dari : SJLD (satu jam lebih dekat), materi kulwap, bedah tulisan, postingan harian, kegiatan blogwalking dan tantangan mingguan.
2. Sejarah dan profil ODOP

3. Mengapa menulis

4. Mengenal blog –ODOP X

5. Mengenal tulisan non fiksi

6. Mengenal tulisan fiksi

7. Pentingnya sebuah judul

8. Kelas paragraf pembuka

9. EBI,PUEBI dan self editing

10. Mengenal puisi

11. Unsur instrinsik dan ekstrinsik pada cerpen

12. Teknik menulis opini

13. Mengenal penerbit

14. Writepreneur

15. Mengenal dan memilih genre cerpen

16. Optimasi medsos instagram

17. Menyusun konflik dan membuat analogi

18. Esai

19. Personal branding sebagai penulis

Sejauh ini semua materi ini sudah saya dapatkan di kelas Oprec. Pengalaman yang saya rasakan dan sekarang sudah menjadi jadwal yang tidak bisa digeser adalah setiap hari setoran tulisan. Senin malam kita akan ada pembahan SJLD dengan 2 sd 3 orang teman-teman dari grup bhineka dan nusantara. Selasa dan kamis malam akan ada materi kulwap dari pemateri hebat yang sudah ditentukan panitia. Jumat malam akan ada bedah tulisan dan minggu malam deadline setoran tantangan mingguan.

Pengalaman dan pembelajaran 

Pengalaman dan pebelajaran yang saya dapatkan dari kelas ODOP ini adalah sebagai berikut:

1. Banyak ilmu baru yang sangat bermanfaat sebagai pemula dalam menulis

2. Disiplin waktu sangat penting

3. Mencintai kegiatan menulis adalah kunci bertahan dikelas ini

4. Luruskan niat dalam menulis

5. Jangan pernah menunda untuk menulis

6. Tuliskan ide-ide yang muncul meski belum bisa langsung menulis

7. Punya banyak teman

8. Belajar tidak memandang umur

9. Konsisten dan komitmen
Pengalaman seru odop

Kekurangan diri 

Kekurangan saya selama mengikuti kelas ODOP adalah sebagai berikut :
  1. Saat blogwalking ada yang harus dengan log in dengan blog, sementara saya bw biasanya dengan hp jadi teman-teman yang pengaturannya di buat seperti itu saya tidak bisa Bw. Bahkan saya hanya membaca tulisan nya saja tetapi tidak meninggalkan jejak pada tulisan teman-teman.
  2. Waktu materi yang sering bentrok dengan kelas lain seperti kelas di blogspedia, ibu profesional dan teras ppa.
  3. Mengalokasi waktu untuk blog dalam satu hari masih kurang, karena kesibukan lainnya.
  4. Pemahaman materi masih belum sempurna mesti membuka ulang mater-materi yang disampaikan.
  5. Tulisan masih gado-gado.
  6. Self editing masih belum maksimal

Pesan dan Kesan 

Itulah sedikit pengalaman saya dikelas ODOP, pesannya jangan pernah lalai mantau grup karena saya punya pengalaman terlambat gabung kelas materi dan alhasil ketinggalan satu materi. Rasanya tidak enak banget kalau ketinggalan seperti ini. Ada rasa menyalahkan diri sendiri, tetapi apa daya kadang kita rasa sudah join karena banyaknya grup yang harus di pantau setiap hari. Pasti ada khilafnya juga. Karena kesempurnaan hanya milik allah. Jangan lupa berdoa dan berusaha untuk selalu menyelsaiakan apa-apa yang sudah dimulai. Kelas ODOP adalah kelas pertama saya dalam penulisan.
Pesan odop



1 komentar:

  1. Menurutku Kak Win keren loh, baru mulai nenulis, tetapi tulisannya rapi, ada yang udah sesuai kaidah kepenulisan. Terus Kak Win juga berani untuk menantang diri mengikuti beberapa kelas dalam satu waktu sementara Kak Win baru beberapa bulan berkecimpung di dubia kepenuhan. Soalnya pasti enggak mudah ya, kalau nerasa capek rawan menyerah. But, Kak Win udah sampai sejauh ini dan verhasil konsisten, good job, selama Kak Win!!!

    Mungkin, next-nya Kak Win fokus di satu kelas aja supaya kegiatan Kak Win yang lain tetap berjalan, juga yang terpenting kesehatan Kak Win! Sehar selalu ya, Kak!!

    Huhu, ada namakuuu dong wkwkwk

    BalasHapus

3 K dalam Hidup

Bismillahirrahmanirrahim.. Segala puji hanya milik Allah. Dia yang maha atas segala. Memberikan apa-apa yang menjadi kebutuhan kita, bukan k...