https://diarywinrie.com diary winrie: mengikhlaskan masalah

Selasa, 19 Juli 2022

mengikhlaskan masalah

Bismillahirrahmanirrahim. Malam Camamud Kriya. Apa kabarnya hati malam ini? Belajar mengikhlaskan itu tidak mudah dan juga tidak sulit jika kita paham apa-apa yang menjadi tujuan kita. Akhir-akhir ini masalah bertubi-tubi hadir seolah ingin mengingatkan diri.

Win, tidak apa-apa

Jika mesti kehilangan

Jika mesti di tinggalkan

Jika mesti melepaskan

Jika mesti mengikhlaskan

Kehilangan harta, jabatan, teman bahkan mungkin pasangan

Tidak apa-apa

Asalahkan Allah tidak pergi meninggalkan mu.

Orang-orang boleh membenci

Orang-orang boleh memaki

Orang-orang boleh menghakimi

Orang-orang boleh menguasai

Asalkan harap mu hanya kepada Nya

Tak satupun yang bisa bikin kecewa dan luka

Sepenggal puisi yang tertulis di kala air mata tak berhenti menetes. Memang sesuatu yang sudah di cintai dan di sayangi sulit untuk melepaskannya. Ada rasa sakit jika harus melepas dan mengikhlaskannya. Tetapi apapun yang terjadi saat ini yakinlah ini adalah rencana terbaik dari Allah.

Kita tidak pernah mengetahui takdir terbaik yang sudah Allah siapkan di depan sana. Bukankah buah sabar adalah rasa manis dan keajaiban yang tak disangka-sangka. Terkadang kita perlu merasakan pahit yang berulang kali agar kita paham dan meninkmati rasa manis suatu saat nanti.

Saat diuji dengan rasa pahit jangan buru-buru untuk membuangnya tetapi coba nikmati dan kunyah pelan-pelan resapi nantinya rasa pahit pun tak lagi terasa pahit. Melainkan berubah menjadi manis.

Segala sesuatu yang terjadi pahit atau manis tergantung penerimaan hati kita. Umpama garam segenggam kita lemparkan kedalam gelas maka air dalam gelas akan terasa pahit. Tetapi kalau garam kita lemparkan ke danau maka sedikit pun tidak akan terasa asin.

Semua kembali ke hati, hati yang sempit maka semua akan menjadi masalah. Tetapi jika hati lapang apapun bentuk permasalahan yang Allah titipkan . Semua dijalani dengan tenang dan penuh kesabaran.

Hakikat masalah yang sebenarnya adalah tergantung cara kita memandang masalah. Semakin rumit jika kita buat rumit dan semakin mudah jika mengadunya ke Allah. Masalah menurut kita belum tentu itu masalah menurut Allah. Bisa jadi Allah menghadiahkan itu karena itulah yang terbaik untuk diri kita saat ini. Kita tidak pernah tahu rahasia dibalik adanya masalah.

Allah itu maha sayang kepada kita umatnya. Adakah mungkin Allah meberikan kesulitan untuk hamba-hambanya. Mungkinkah Allah sengaja ingin menyulitkan kita ? walaupun menurut sudut padang kita Allah menyulitkan kita tetapi yakin lah dibalik satu kesulitan disana terdapat beribu-ribu kemudahan.

Selalu menjaga husnudzon kepada Allah. Allah membiarkan ini semua terjadi pada diri kita karena Allah lah yang maha tahu atas segalanya. Kita tidak pernah tahu itu baik atau tidak untuk diri kita. Sedangkan Allah maha tahu segalanya.

Menjaga rasa baik sangka kepada Allah adalah ciri seorang hamba yang beriman kepada Allah. Tidak lekas berputus asa dalam berdoa. Tidak mudah menyerah.

Ya Allah hamba sudah melakukan semua tetapi kenapa Engkau belum mengabulkan doa hamba.

Sampai kapan ya Allah hamba harus seperti ini?

Ini kata-kata orang yang berputus asa dalam berdoa. Merasa tidak yakin Allah akan mengabulkan doanya. Merasa lelah berdoa. Ingat Camamud Kriya. Allah itu sesuai dengan prangsangka hambanya.

Yakinlah jika Allah belum menjawab doa kita, bisa jadi itulah yang terbaik untuk diri kita. Jangan pernah bersedih dan berkecil hati jika belum terkabul, karena sejatinya setiap doa itu Allah akan kabulkan. Bahkan Allah sangat malu ketika hambanya berdoa tetapi tidak dikabulkan.

Bentuk pengabulannya pun berebeda-beda. Ada yang dalam sekejap Allah berikan dan ada pula yang dalam sekejap Allah ambil. Yakinlah apapun bentuk doa kita saat ini., allah mendengarnya. Semua hanyalah sebatas titipan. titipan yang bisa kapan saja Allah ambil.

4 komentar:

  1. Tenang sekali membaca kata demi kata yang kakak tuliskan, mengingatkan saya tentang bagaimana menyikapi masalah agar ikhlas

    BalasHapus
  2. Kita boleh kehilang sesuatu yang atau seseorang yang kita sayang, tetap kita enggak boleh kehilangan Allah di sisi kita. Ini ngena banget, heuheu. Rasa manis akan terasa lebih nikmat ketika kita telah melalui pahit-pahit yang udah dikecap. Tulisan ini bener-bener bikin aku sadar untuk jangan pernah berhenti berdoa karena Allah selalu punya rencana terbaik-Nya. 🤍

    Bahagia selalu ya, Kak Win. 🤍

    BalasHapus
  3. Suka banget sama kata-katanya menyentuh kalbu :')
    Perlu diingat juga bahwa masalah itu akan membuat kita menjadi lebih baik jika tidak mengeluh dan selalu berpikir positif.

    BalasHapus
  4. Kata-katanya menyentuh hati banget, mengingatkan ku untuk tetap menyikapi masalah dengn ikhlas

    BalasHapus

3 K dalam Hidup

Bismillahirrahmanirrahim.. Segala puji hanya milik Allah. Dia yang maha atas segala. Memberikan apa-apa yang menjadi kebutuhan kita, bukan k...