https://diarywinrie.com diary winrie: kunci surga laillahaillallah

Sabtu, 02 Juli 2022

kunci surga laillahaillallah

Kunci surga dalam kalimat thayyibah

Bismillahirrahmanirahim. Keyakinan yang dipegang oleh setiap muslim adalah adanya surga dan neraka nanti di akhirat kelak. Dimana kita ditempatkan nanti di akhirat tergantung dengan bagaimana kita menghabiskan waktu kita di dunia. Selain itu para ulama sering membahas kunci surga laillahaillallah. Kita yakin seutuhnya dialah illah yang patut kita sembah.


Kalimat laillahaillallah ini sering disebut dengan kalimat thayyibah. Kalimat ini menjadi senjata paling ampuh bagi seorang muslim. Kalimat ini juga menjadi dasar seseorang untuk melakukan ibadah kepada Siapa dan untuk siapa.

Kalimat laillahaillallah artinya tiada tuhan selain allah. Kalimat ini terdiri dari penolakan (negasi) dan penetapan (afirmasi).

Menyakini kalimat laillahaillallah dengan hati, mengucapkannya dengan lisan dan akan tercemin dalam perbuatan. Maka apa-apa yang sedang dikerjakan saat ini tidak akan terlepas dari rasa takut akan salah dan dosa karena menyakini Allah sedang mengawasi diri kita.

Beberapa Hadits tentang kunci surga laillahaillallah :
Hadits riwayat kalimat laillahaillallah

1. “Barangsiapa yang bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah dengan ikhlas dari hatinya, maka ia (dijamin) masuk surga.”

(HR. Ibnu Hibban no. 4 dan 7, Mawaariduzh Zham’an) dan lainnya dari shahabat Mu’adz bin Jabal. dinilai shahih oleh Syaikh Al Albani di dalam Silsilah Al-Ahadits As- Shahihah ( No : 2355)

Hadits abu dawud tetang balasan surga

2. “Barangsiapa yang akhir ucapannya adalah laa ilaaha illallaah ( idak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah), maka ia akan masuk surga.”

(Shahih, HR Abu dawud ( no. 3116 ) Al-Hakim ( 1/351) dari sahabat Muadz bin Jabal. Syaikh Al-Albani menyatakan: sanadnya hasan shahih, lihat shahih Sunnan Abi Dawud (VIII / 439, No. 2729)

3. “Orang yang paling bahagia dengan syafa’atku pada hari kiamat adalah orang yang mengucapkan Laa ilaaha illallaah dengan tulus ikhlas dari hatinya.”

(HR. Al-Bukhari No.99 dan 6576; Ahmad II/ 373 dari shahabat Abu Hurairah radhiallaahu ‘anhu)

kutipan dari Muslimah. or. id, Al-Qoulus Sadiid Fii Maqaashidit Tauhid, hlm: 28 – 29 disebutkan : 
Barangsiapa yang merealisasikan tauhid, ditandai dengan hati yang penuh dengan iman, tauhid, ikhlas dan dibenarkan dengan amalan, dia tunduk kepada perintah-perintah Allah ‘azza wa jalla dan tidak mengotorinya dengan melakukan perbuatan maksiat, maka dia akan masuk surga tanpa hisab, bahkan termasuk orang-orang yang pertama memasuki dan menempatinya.
Kalimat tauhid juga dianalogikan sebagai pohon yang kuat dan tinggi sebagaimana dalam QS. Ibrahim: 24-25, Allah SWT berfirman:
Tidaklah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhan-Nya
Makna kalimat thayyibah

Hamba yang menyakini hakikat kalimat ini maka dalam kehidupan sehari-hari sikapnya pun mencerminkan sikap seorang hamba yang laillahaillallah dalam setiap nafas, kata dan perilakunya. Berikut beberapa sikap yang mencerminkan seorang hamba memaknai kalimat laillahaillallah :

1. Didalam hatinya akan terhujam kalimat laillahaillallah dengan kuat dan teguh.

Jika perupamaannya penanaman kalimat ini sebagai akar yg kuat, teguh dan menjalar dalam kedalam tanah. Membuiat pohon tak mudah tumbang meski di terjang badai dan angin kencang.

Kekokohannya tak tergoyahkan oleh apapun, takm goyah karena godaan syeitan, tak goyah karena hawa nafsu dan tak goyah karena tipuan-tipuan duniawi.

Ia hanya menyakini semua yang dilakukan diloihat atau tidak oleh manusia tetapi yakinAllah maha melihat. Sehingga ia akan sangat berhati - hati dalam segala hal.

Ia juga siap mempertaruhkan nyawa ddemi menjaga ketauhidan yang ada didalam hatinya. Apapun bentuknya ia akan siap mengorbankannya asal masih ada Allah dalam hati dan sanubarinya.

2. Jika ketauhidan sudah kokoh maka selanjutnya pohon yang berakar kuat tersebut akan tumbuh tinggi menjulang kelangit.

Hamba-hamba yang tertanam dalam hati kalimat tauhid dengan sempurna, maka prestasi-prestasi akan mulai bermunculan tiada henti dari segala bidang yang ia geluti. Karena ia menyakini semua persembahan yang akan ia berikan adalah persembahan terbaik untuk rabbnya. Bukan yang lain. Berusaha semaksimal mungin memberikan versi terbaik diri dengan tetap berserah kepada illahi. Apapun hasil dari perjuangan mereka yakini adalah yang terbaik pula dari sang rabbi.

Sehingga ringan dan lapang, tidak pernah ada kecewa dalam hati. Jika segala sesuatu tidak sesuai dengan ekpektasi dan impiannya. Tugasnya hanya ikhtiar sebaik mungkin, iringi dengan doa dan ranah hasil menjadi hak mutlak allah subahanawata’ala.

Dari sini keinginan untuk terus berprestasi akan muncul dengan tujuan lillahita’ala.

3. Setelah pohon tinggi menjulang maka pohon akan memberikan buah yang bermanfaat untuk orang lain.

Ini lah buah dari sebuah kalimat tauhid yaitu buah kebermanfaatan. Hamba yang tauhid nya sudah baik tidak pernah mengharap balasan dari manusia, tidak pernah mengaharap tatapan dari manusia dan tidak pernah mengharap pujian dari manusia.

Dalam hati apapun ini semua untuk menuju ridho dan kasih sayang Nya, bukan yang lain.

Sehingga dalam beribadah dan berkarya selalu dilakukan dengan penuh keikhlasan tidak mengharap balasan. Karya-karya yang dihasilkan pun akan terlihat manfaat nya bagi banyak orang.

Semua karena apa ? Karena Allah meridhoi hamba-hamba yang mengingatNya baik dalam waktu petang dan pagi, waktu duduk tidur, berbaring ataupun berjalan. Dalam hati hanya ada kata laillahaillallah.

Sikap muslim yang beriman

Seseorang yang bertauhid akan menjadi sosok bermanfaat bagi lingkungannya dan akhlaknya sedap dipandang mata, bagaikan sebuah pohon yang selalu ramah lingkungan, teduh dan menyedapkan pandangan. Maka pantaslah bila ia bisa menjadi kunci pembuka syurga, baik syurga dunia maupun syurga akhirat.

Seseorang bertauhid akan menjaga lisan, pandangan, pendengaran dan perbuatan dari kemaksiatan. Jika berkata isinya hanya doa dan kebaikan saja. Takut berkata yang tidak penting atau menyakiti orang lain. Karena yakin allah sedang mengawasainya.

Jika berkerja maka ia akan berkerja dengan tetap menjaga nilai-nilai ketauhidan dalam dirinya. Takut mengambil hal-hal yang bukan haknya dan selalu minta ampun atas kesalahannya.

Begitu besarnya efek dari kalimat kunci surga laillahaillallah ini berpengaruh dalam kehidupan seorang hamba. Oleh karena itu, seorang Muslim harus terus menyempurnakan nilai-nilai ketauhidan yang ada pada dirinya. Ia harus terus memupuk dan menyiram pohon ketauhidan tersebut. Ilmu dan mahabbah adalah pupuknya. Dan sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu tentang Allah dan mahabah tertinggi adalah mencintai Allah. Banyak buku yang membahas tentang ketauhidan dan salah satunya buku yang dapat meningkatkan ketauhidan kita adalah buku garansi langit

sumber :

Materi temu rasa para pencari allah


https://www.republika.co.id/berita/qbnn2j320/kalimat-tauhid-jadi-kunci-surga-tapi-apa-saja-syaratnya






6 komentar:

  1. Mumpung bulan dzulhijjah, katanya harus memperbanyak kalimat laailahaillallah. Ternyata banyak sekali manfaat nya ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya mba.. Laillahaillallah

      Hapus
  2. Aku langsung terpukau pas ngeh kalo Laaillahaillallahu itu ternyata negasi sekaligus afirmasi. Masya Allah keren banget :)

    BalasHapus
  3. Matur thank you Bu. Selalu di ingatkan terus melalui artikel-artikel ini yang luar biasa

    BalasHapus
  4. Trimakasih mba muz3le

    BalasHapus

3 K dalam Hidup

Bismillahirrahmanirrahim.. Segala puji hanya milik Allah. Dia yang maha atas segala. Memberikan apa-apa yang menjadi kebutuhan kita, bukan k...