https://diarywinrie.com diary winrie: Hadiah terbaik untuk ananda

Senin, 25 Juli 2022

Hadiah terbaik untuk ananda

Bismillahirrahmanirrahim. Semangat siang Camamud Kriya. Senin aktivitas padat merayap. Hari ini anak-anak juga mulai sekolah ya.

Kebayang rempongnya hari ini. Camamud apa kebiasaannya saat anak-anak mulai sekolah?

Apa Camamud suka memberi hadiah kepada anak? Trus hadiah terbaik apa yang pernah Camamud berikan kepada ananda?

Jawabannya banyak pasti ya, ada mungkin yang menjawab sepeda, handphone, motor, pendikan terbaik, kasih sayang, pelukan dan ciuman.

Semua jawaban benar jika itu adalah sesuatu yang terbaik menurut Camamud. Tetapi ada hadiah terbaik yang selama ini sering kita abaikan. Mau tahu apa?

Hadiah terbaik yang bisa kita berikan sebagai orang tua kepada ananda adalah menjaga harmonisasi suami istri.

Suami adalah pakaiannya istri dan istri adalah pakaiannya suami. Menjalani kehidupan dalam rumah tangga yang saling mengisi dan berbagi.

Maka berusahalah memberikan versi terbaik kita dalam menjaga pakaian kita tadi. Jangan sampai kotor dan tidak di hargai orang lain hanya karena kita tidak pandai menjaga pakaian kita.

Menjaga harmonisasi dalam keluarga menjadi hadiah terbaik untuk anak-anak kita.

Jangan pernah membuka aib pasangan kita di depan anak-anak. Meski mereka tidak protes dengan apa yang kita lakukan saat ini.

Semua yang kita kerjakan akan mereka lihat dan tanam dalam hati mereka. Sehingga kelak ketika mereka besar akan sangat bermanfaat bagi mereka dalam kehidupan berkeluarga.

Anak-anak belajar menghargai orang tua dan menerima orang tua apa ada nya.

Anak kadang tidak mendengarkan apa-apa yang disampaikan. Tetapi mereka lebih mudah menerima apa-apa yang kita contohkan. Semoga menjaga harmonisasi dalam keluarga dapat menunbuhkan rasa kasih dan sayang dalam keluarga. Menjadi orang tua yang saling mengisi dan menyayangi. Menerima kelebihan dan kekurangan pasangan seapa adanya. Bukan ada apanya.

Mencintai pasangan dengan berprinsip suami adalah pakaiann istri dan istri adalah pakaian suami. Saling memahami sehingga kita bisa menjadi orang tua yang berkualitas meski terbatas.

Mencintai anak-anak dengan kehangatan, kedekatan, kelekatan, keterikatan, dan keterlibatan. Bagaimana mewujudkan ini ?
  • Ingat an nahl : 78
  • Mengambil bagian dalam setiap kegiatan anak
  • Memanggil anak dengan pangggilan khusus
  • Memberikan pujian kepada anak
  • Membuat rencana untuk bermain bersama dengan anak setiap hari
  • Melakukan kontak mata saat berbicara dengan anak
  • Memberikan sentuhan fisik tidak hanya verbal kepada anak
  • Membuat anak familiar dengan wajah, hidung dan suara orang tua.
Ingat Camamud kepribadian kita saat ini adalah deposit untuk anak-anak kita. Hati-hati jangan sampai kepribadian kita saat ini menjadi hutang pengasuhan dimasa yang akan datang.

Bagaimana menciptakan kepribadian yang baik pada diri kita sehingga tidak menimbulkan hutang pengasuhan untuk anak anak kita nanti. Ini semua bisa dilakukan dengan cara :

1. Mencintai diri sendiri

Mencintai diri sendiri dengan mengajak ngobrol diri. Menanyakan apa yang kita butuhkan dan inginkan. Kemudian apa tujuan dari semua itu. Semakin sering kita bertanya kepada diri sendiri semakin kita paham akan kelebihan dan kekurangan diri. Jadikanlah potensi diri untuk terus bermanfaat bagi keluarga dan kekurangan diri minta ampunlah kepada allah agar terjaga dari keburukan-keburukan yang ada dalam diri.

2. Mencintai pasangan

Mencintai pasangan tanpa syarat dan tanpa tapi. Semata-mata dengan keikhlasan dan tidak menuntuk balas. Bersedia memberikan pelayanan terbaik untuk pasangan tidak mengharap balasan apapun. Karena meyakini sebaik-baik balasan adalah balasan dari Allah Subhana wata’ala.


3. Mencintai anak-anak

Mencintai anak-anak dengan sepenuh jiwa dan raga. Tidak membeda-bedakan anak. Mereka berhak untuk kasih sayang kita. Belajar membicarakan segala sesuatu dengan baik bukan dengan teriakan dan ancaman.

Astagfirullah ternyata tulisan ini bukan untuk mengingatkan orang lain tetapi untuk mengingatkan diri sendiri. Mengingatkan diri yang jauh dari kata sempurna dalam memberikan hadiah terbaik untuk anak.


2 komentar:

  1. Sebuah konflik dalam rumah jadi hal yang bikin anak-anak jadi enggak nyaman, terutama jika datang dari orangtua. Namun, sebagai anak mesti sadar diri untuk memahami bahwa tidak ada rumah yang mulus-mulus, akan ada kerusakan dan segera direnovasi. Keluarga itu harus saling mengerti satu sama lain, baik terhadap orangtua maupun saudara kandung.

    BalasHapus
  2. Setuju, Kak. Suami istri adalah role model anak, wajiblah bagi kita yang telah memiliki suami maupun istri untuk saling sayang menyayangi, mnjaga marwah suami di depan anak-anak karena itu lah nilai yang mereka pelajari dan akan mereka lakukan di kemudian hari

    BalasHapus

3 K dalam Hidup

Bismillahirrahmanirrahim.. Segala puji hanya milik Allah. Dia yang maha atas segala. Memberikan apa-apa yang menjadi kebutuhan kita, bukan k...