https://diarywinrie.com diary winrie: anda adalah apa yang anda baca

Jumat, 08 Juli 2022

anda adalah apa yang anda baca

Bismillahirrahmanirrahim. Pernah mendengar kata bijak “Anda adalah apa yang anda baca”. Beranjak dari kata bijak ini. Maka kita perlu hati-hati dengan bahan bacaan kita. Cuma masalahnya saat ini bagaimana menentukan bahan bacaan seseorang. Sementara saat ini orang-orang sudah tidak suka membaca.
Bacaan anda menentukan cara pikir anda

Data minat baca di indonesia

Berdasarkan hasil penelitian Central Connecticut State University (CCSU), John W Miller pada Maret 2016. Menyatakan bahwa dari studi yang terhadap anak berusia 15 tahun yang dipilih secara acak, Indonesia menempati 62 dari 70 negara pada kategori umum, yaitu Performa dalam Sains, Membaca, dan Matematika. Sedangkan pada kategori Membaca saja, Indonesia berada di peringkat 44 dari 70 negara. Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca.

Indonesia persis berada di bawah Thailand (59) dan di atas Bostwana (61). Selain itu, Programme for International Student Assessment (PISA) menyebut budaya literasi masyarakat Indonesia terburuk kedua dari 65 negara yang diteliti di dunia, Indonesia menempati urutan ke-64 dari 65 negara tersebut.

Padahal dari segi infrastuktur pendukung yang ada , Indonesia memiliki infrasturuktur diatas negara-negara eropa.

Membaca itu apa?

Rendahnya minat baca di Indonesia bisa berdampak pada rendahnya perkembangan dan kemajuan sumber daya manusia di masa mendatang. Membaca merupakan kata kerja yang kata dasarnya adalah baca. Membaca menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah :

1. Melihat serta memahami isi dari apa yang tertulis, bisa dengan melisankan atau hanya dalam hati.

2. Mengeja atau melafalkan apa yang tertulis.

3. Mengucapkan sesuatu yang tertulis.

4. Memperhitungkan/Memahami isi sebuah tulisan/simbol/gambar dll.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa membaca adalah mengeja atau melafalkan apa-apa yang tertulis baik itu tulisan/symbol/gambar yang dilakukan secara lisan atau dalam hati.
Symbol tulisan gambar

Minat membaca di Indonesia masih rendah karena masih kurangnya kemauan, kesadaran dan factor lain yang bersumber dari dalam diri seseorang. Kita tidak bisa menyalahkan hasil penelitian yang dilakukan oleh CCSU yang menilai rendahnya minat baca dilihat dari kunjungan perpustakaan. Padahal untuk penjualan buku di toko-toko dan bazar menunjukkan minat membaca masyarakat tinggi.

Menurut saya ini perlu penelitian lebih lanjut tentang indikator untuk menentukan minat baca masyarakat Indonesia. Tidak hanya melihat angka kunjungan ke perpustakaan karena zaman yang penuh dengan kemajuan teknologi ini. Nongkrong di perpustakaan menjadi hal yang membosankan. Banyak yang suka membaca cerita lewat hp dengan aplikasi e-book, berita di sosial media, informasi di google dan bahan bacaan lainnya.

Apa saja yang bisa di baca ?

Sedikit membahas jenis bahan bacaan :

1. Buku teks

Buku teks adalah tulisan ilmiah yang dijid rapi, yang diterbitkan dengan jangka waktu yang tidak menentu. Buku teks berkenaan dengan suatu bidang ilmu yang isinya menyuluruh dan biasannya digunakan sebagai buku wajib dalam mata kuliah tertentu. Secara lebih jelas buku teks merupakan buku yang berisikan uraian bahan tentang mata pelajaran atau program studi tertentu, yang disusun secara sistematis dan telah diseleksi berdasarkan tujuan tertentu, orientasi pembelajaran, dan perkembangan siswa untuk disesuaikan dengan kebutuhan yang bersangkutan.

Jenis buku berdasarkan jenis materi terdiri dari : buku fiksi, non fiksi dan buku e-book atau digital.

Jenis buku berdasarkan cara penulisan terdiri dari buku teks tunggal, buku teks berjilid, buku teks berseri

2. Jurnal

Dalam literatur ilmiah, jurnal dapat diartikan sebagai majalah ilmiah, pada mulanya pengertian majalah ilmiah hanya mencakup pada pengertian jurnal ilmiah itu sendiri. Namun seiring perkembangannya kemudian pengertian majalah berkembang ke arah yang lebih populer, yaitu majalah sebagai sebuah media publikasi atau terbitan secara berkala yang berisi tulisan, cerita pendek, gambar, review, ilustrasi atau fitur lainnya yang mewarnai isi dari majalah. Sedangkan majalah ilmiah lebih populer disebut jurnal.


Adapun jenis-jenis jurnal terbagi menjadi dua yaitu sebagai berikut :

1. Jurnal Tercetak

Jurnal tercetak adalah terbitan berkala yang berbentuk tulisan yang dapat disertai dengan gambar atau tidak, tanpa penyampulan maupun penjilidan, berisi bahan yang sangat diminati orang saat diterbitkan.

2.Jurnal Elektronik

Jurnal elektronik merupakan jumal yang berbentuk digital/tidak tercetak atau dikenal dengan jurnal online, sebagaimana para pakar berikut mendefinisikan tentang jurnal elektronik, antara lain dengan format teks, teks dan grafik, full image (dalam bentuk pdf).

3. Media

Media adalah segala bentuk yang dipergunakan untuk proses penyaluran informasi dan pesan guna mencapai tujuan pembelajaran.
Jenis media terdiri dari medain cetak, elektronik dan online.

4. Periodical

Peoridical adalah majalah ilmiah yang diterbitkan secara berkala oleh lembaga-lembaga baik pemerintah atau swasta yang berisi hasil penelitian yang dikerjakan. Banyak periodical yang diterbitkan oleh Perguruan Tinggi.


5. Yearbook

Yearbook ataupun buku tahunan, merupakan buku mengenai fakta-fakta dan statistik setahun, yang diterbitkan tiap tahun oleh lembaga pemerintah atau swasta. Biasanya yearbook berisi informasi terbaru mengenai segala sesuatu dalam bentuk uraian singkat atau statistik mengenai catatan kejadian atau perkembangan suatu lembaga pemerintah atau swasta dalam satu tahun terakhir.


6. Buletin

Buletin merupakan tulisan ilmiah pendek yang terbit secara berkala, berisikan catatan ilmiah ataupun petunjuk ilmiah tentang satu kegiatan operasional. Biasaya dikeluarkan oleh Lembaga Negara ataupun oleh himpunan Profesi Ilmiah. Tiap buletin biasanya berisi satu artikel saja. Jika buletin berisi satu artikel mengenai hasil penelitian sering disebut contributions.
Keuntungan membaca

Apa manfaat membaca ?

Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika kita suka membaca diantara nya adalah :

1. Dapat Menstimulasi Mental

2. Dapat Mengurangi Stress

3. Menambah Wawasan dan Pengetahuan

4. Dapat Menambah Kosakata

5. Dapat Meningkatkan Kualitas Memori

6. Melatih Ketrampilan untuk Berfikir dan Menganalisa

7. Dapat Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi

8. Melatih untuk Dapat Menulis Dengan Baik

9. Dapat Memperluas Pemikiran Seseorang

10. Dapat Meningkatkan Hubungan Sosial

11. Dapat Membantu Mencegah Penurunan Fungsi Kognitif

12. Dapat Meningkatkan Empati Seseorang

13. Dapat Mendorong Tujuan Hidup Seseorang

14. Dapat Membantu Kita untuk Terhubung Dengan Dunia Luar

15. Dapat Lebih Berhemat

Bagaimana meningkatkan minat membaca ?

1. Menumbuhkan kebiasaan dan minat membaca dari rumah

Menumbuhkan kebiasaan dan minat membaca dari rumah sedari dini untuk anak-anak kita bisa dilakukan dengan cara :

  • Membiasakan membaca dongeng untuk anak sebelum tidur
  • Orang tua memberi tauladan dengan sering membaca buku cerita, surat kabar atau buku lainnya di rumah
  • Menyediakan pustaka mini di rumah
  • Mengajak anak membaca buku cerita kesukaannya
  • Sering membahas cerita bersama-sama

2. Peran serta pemerintah dalam meningkatkan minat baca masyarakat

  • Menyediakan lebih banyak buku di perpustakaan daerah
  • Membuat perpustakaan keliling
  • Membuat aplikasi e-book gratis
  • Mewajibkan kegiatan membaca untuk seluruh masyarakat minimal 15 menit setiap hari
  • Memberikan pelayanan perpustakaan gratis
  • Membuat perpustakaan mini setiap RT/RW
  • Menyediakan buku bacaan di tempat ngaji anak-anak
Buku

Demikian sedikit pembahasan meningkatkan minat baca pada masyarakat indonesia. Membaca adalah jendela dunia. Banyak orang sukses yang lahir karena kebiasaan membaca. Membaca meningkatkan pengetahuan dan membuka pemikiran-pemikiran kita. Jangan pernah abaikan bahan bacaan kita karena anda adalah apa yang anda baca.

Sumber :
https://penerbitbukudeepublish.com/pengertian-membaca/
http://sibopaksara.kemdikbud.go.id/artikel-detail/apa-sih-manfaat-membaca

2 komentar:

  1. Setuju bgt mbak, peran orangtua dan pemerintah sangat sangat efektif dlm meningkatkan minat membaca masyarakat Indonesia.
    Jd pelajaran buat diri sendiri sih, buat mempersiapkan diri menjadi orangtua yg menyukai buku terlebih dahulu sehingga akan mampu mencetak generasi pencinta buku <3

    BalasHapus
  2. Miris sekali ya Bun minat baca di Indonesia, padahal banyak sekali manfaat membaca untuk kehidupan sehari hari

    BalasHapus

3 K dalam Hidup

Bismillahirrahmanirrahim.. Segala puji hanya milik Allah. Dia yang maha atas segala. Memberikan apa-apa yang menjadi kebutuhan kita, bukan k...