https://diarywinrie.com diary winrie: Rasa dalam syarat dan rukun sholat

Selasa, 21 Juni 2022

Rasa dalam syarat dan rukun sholat

Bismillahirrahmanirrahim. Ini pembahasan ketiga tentang kelanjutan dari menemukan rasa dalam sholat dan fondasi sholat. Belajar tentang sholat tidak pernah ada habisnya. Mengapa karena sholat adalah ibadah rutin yang kita kerjakan sehari-hari.

Sholat sepenuh rasa dengan mengetahui syarat sah sholat dan rukun sholat menjadi hal wajib yang harus kita pelajari.

Lebih baik merasa diri kosong dan tidak tahu apa-apa daripada setengah merasa penuh sehingga enggan belajar. Syarat sholat dipenuhi sebelum sholat sedangkan rukun sholat dipenuhi ketika sholat. Mengetahui syarat dan rukun sholat saja tidak cukup tetapi perlu pemahaman. Pemahaman akan syarat dan rukun sholat akan menjadikan ibadah sholat lebih nikmat.

Rasa dalam syarat sah sholat

Sebagaimana disampaikan oleh Ustad Muslim Al Fatih dalam kelas menemukan rasa dalam sholat ada lima syarat sah sholat :

1. Bersuci

Sebagaimana firman Allah dalam surat Al maidah ayat 6 yang artinya :
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

Saat bersuci rasakan segala dosa dan sadari kalau kita sedang membersihkan dosa-dosa tersebut dengan wudhu.

Membasuh anggota wudhu sambil hati memohon ampun pada-Nya atas dosa kita yang begitu banyak.

Dosa mata salah melihat, dosa mulut yang lisan nya tak terjaga, dosa tangan yang mungkin pernah mengambil hak orang lain, dosa pikiran yang salah mengartikan perilakuk orang lain berpikir negatif, dosa telinga yang mendengar sesuatu yang tidak pantas didengar dan dosa kaki yang melangkah ke tempat maksiat.

2. Menutup aurat

Sebagaimana firman Allah dalam surat Al A’raf ayat 31 yang artinya :
Allah SWT Tak Suka Orang yang Berlebih-lebihan. " Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebih-lebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan."

Saat menutup aurat artinya allah meminta kita menutup aib-aib kita. Sadari bahwa banyak aib yang kita tutupi. Sadari bahwa pujian yang diberikan orang lain kepada kita bukan karena kita layak di puji tetapi karena Allah yang menutupi aib kita.

3. Menjaga kesucian pakaian dan tempat

Sebagaimana firman Allah dalam surat Al Mudatsir ayat 4 yang artinya :
(Dan pakaianmu bersihkanlah) dari najis, atau pendekkanlah pakaianmu sehingga berbeda dengan kebiasaan orang-orang Arab yang selalu menguntaikan pakaian mereka hingga menyentuh tanah di kala mereka menyombongkan diri, karena dikhawatirkan akan terkena barang yang najis.

Sadar bahwa pertolongan Allah hanya akan datang jika pakaian, rumah dan nafkah kita suci dari hal haram.

4. Menunggu dan mengetahui waktu sholat

Sebagaimana firman Allah dalam surat An nisa ayat 103 yang artinya :
Apabila kamu telah menyelesaikan salat(mu), ingatlah Allah ketika kamu berdiri, pada waktu duduk dan ketika berbaring. Kemudian, apabila kamu telah merasa aman, maka laksanakanlah salat itu (sebagaimana biasa). Sungguh, salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.

Allah yang tahu waktu terbaik untuk hambaNya.


5. Menghadap kiblat

Sebagaimana firman Allah dalam surat al baqarah ayat 150 yang artinya :
Dan dari manapun engkau (Muhammad) keluar, maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu berada, maka hadapkanlah wajahmu ke arah itu, agar tidak ada alasan bagi manusia (untuk menentangmu), kecuali orang-orang yang zalim di antara mereka. Janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, agar Aku sempurnakan nikmat-Ku kepadamu, dan agar kamu mendapat petunjuk.

Rasa dalam rukun sholat

Menemukan rasa dalam tiga rukun sholat yaitu:

1. Rukun qolbi (hati)

Niat sholat itu di hati, lisan hanya memastikan apa yang ada di hati. Niat yang paling menentukan ibadah kita diterima atau tidak. Niat yang benar adalah niat karena Allah bukan yang lain.

Jika niat sudah di tata maka ibadah kitapun ikhlas. Ibadah yang ikhlas itu beramal rasa tidak beramal, semakin dipuji semakin tidak nyaman karena semua dari Allah.


2. Rukun qauli (lisan)

Lisan atau ucapan dalam sholat ini, syaratnya digerakkan lisan dan terdengar. Lisan dalam sholat ini terdiri dari takbiratul ihram, membaca surat Al Fatihah setiap rakaat sholat, membaca tasyahud akhir, membaca salawat atas nabi, dan mengucapkan salam di akhir sholat.

3. Rukun fi’li (perbuatan)

Perbuatan dalam sholat terdiri dari : berdiri ketika mampu, rukuk, I'tidal, sujud pertama dan kedua, duduk diantara dua sujud, duduk tasyahud akhir dan tertib.

Menemukan rasa dalan rukun dan syarat sholat, akan lebih nikmat ketika kita paham dengan apa yang kita kerjakan. Semoga bermanfaat. Tulisan masih jauh dari sempurna, terimakasih (WS).



Sumber :

Materi kelas menemukan rasa Ustad Muslim Al Fatih


http://repository.uin-suska.ac.id/

 

2 komentar:

  1. Saya senang membaca artikel seperti ini mbak.. Rasanya seperti diingatkan tentang apa rasa shalat itu sendiri. Seringnya kita terburu-buru menjadikan kurang nikmat saat melaksanakan kewajiban yang satu ini

    BalasHapus
  2. Seneng banget bacanya. Sering bgt baca materi ttg cara sholat tapi buat memaknai dan mencintai sholat ituuu kayaknya beda level ya.
    Kalau sudah memaknai sholat maka jatuhnya bukan lagi "pengugur kewajiban" tapi "melaksana(an lewajiban" <3

    BalasHapus

3 K dalam Hidup

Bismillahirrahmanirrahim.. Segala puji hanya milik Allah. Dia yang maha atas segala. Memberikan apa-apa yang menjadi kebutuhan kita, bukan k...