https://diarywinrie.com diary winrie: Menjadi agen perubahan

Sabtu, 18 Juni 2022

Menjadi agen perubahan

Bismillahirahmanirrahim. Semakin menjelang sampai kok semakin molor ngerjain tugasnya. Bukan di sengaja tetapi memang manajemen waktunya lagi di uji. Hehe. Selamat ya besti yang sudah selesai duluan misi nya. Alhamdulillah saya baru mau menulis di sepertiga malam ini.

Mengerjakan misi 7 ini mesti membuka lagi dari misi-misi sebelumnya. Karena seperti yang saya sampaikan sebelumnya, misi-misi, materi-materi yang di sampaikan di Ibu Profesional sudah mulai membentuk puzle-puzle yang tersusun rapi dan lebih terarah ke pencapaian suatu tujuan mengapa mengikuti Insitute Ibu Profesional.

Materi piramida belajar juga menjadi bekal untuk menyelesaikan misi ini:
Misi diri dan keluarga

1. Peta misi dan keluarga


Melihat kembali visi diri yaitu ingin menjadi sebenar-benar hamba yang menjalan peran sebagai khalifah, beribadah dan berdakwah di dalam setiap peran yang saya jalani. Baik peran sebagai Hamba, Ibu, Istri, Owner Online shop dan Perempuan bekerja.

Misi saya pun tidak terlepas dari : belajar dengan sungguh-sungguh tentang ilmu yang ingin dipelajari dalam mewujudkan misi, mengembangkan ilmu-ilmu yang didapatkan, membuat karya terbaru untuk diri sendiri dan keluarga, berbagi ilmu dan pengetahuan yang sudah dimiliki serta memberikan dampak sebuah perubahan kearah perbaikan diri dan perbaikan keluarga menuju islamic parenting.

Sedangkan misi keluarga, saya belum berani menuliskannya. Karena takut ini bukan menjadi misi keluarga tetapi misi saya sendiri. Sehingga malam kemaren saya memberanikan diri untuk membahas misi keluarga kami agar selaras dengan misi saya pribadi. Dengan harapan nanti mewujudkan sebuah visi akan lebih mudah jika dilakukan bersama-sama. Aamiin.

Obrolan saya dan pasangan berhasil menyamakan bahwa misi kami adalah :

1. Melahirkan pemimpin yang berakhlak mulia dimulai dari rumah

Dengan cara :

  1.  Mendidik anak-anak menjadi anak yang sholeh dan sholehah
  2.  Meningkatkan ilmu pengetahuan anak dengan seimbang antara ilmu agama dan ilmu umum
  3. Belajar mengelola emosi dan komunikasi yang baik: tidak marah-marah, tidak mendidik dengan kekerasan dan lebih banyak sabar
  4. Jika salah satu dari kami marah pada anak-anak maka yang lain diam tidak boleh ikut marah.
  5. Tugas sebagai orang tua mengingatkan dan mengajak bukan memaksa
  6. Menumbuhkan kesadaran kepada anak-anak pentingnya beribadah dengan kesadaran diri mereka sendiri bukan karena paksaan
  7. Menjadi tauladan bagi anak-anak dalam kehidupan sehari-hari

2. Belajar menerima kelebihan dan kekurangan semua anggota keluarga

Dengan cara :

  1.  Selalu bersyukur untuk setiap proses pertumbuhan dan perkembangan anak-anak
  2. Tidak mengeluh dengan tingkah laku anak-anak
  3. Menerima sekecil apapun prestasi anak-anak
  4. Memberikan apresiasi untuk prestasi yang sudah ada
  5. Tidak membandingkan prestasi anak-anak, karena setiap anak itu unik.

3. Memperbanyak kegiatan sosial sebagai investasi akhirat di keluarga 

Dengan cara :

1. Memperbanyak sedekah

2. Mudah menolong orang lain

3. Selalu ingin berbagi pengetahuan dan ilmu kepada orang lain

4. Membangun dan mengembangkan bisnis yang ada

Selanjutnya saya menyimpulkan ada keselarasan antara misi diri, misi keluarga dan misi ikut kelas institute ibu profesional. Misi ini seolah-olah berada pada garis lurus dan ketiganya akan mengarahkan kami kepada bagaimana menjadi bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga dan lingkungan, menjadi lebih mendekat kepada-Nya dengan melaksanakan misi-misi kami dan menjadi ikhtiar untuk memantaskan diri sebagai hamba-Nya. Setiap proses merupakan rangkaian usaha mencari perhatian dan curahan kasih sayang-Nya.


2. Belanja pengalaman bersama HIMA Regional


Sharing dengan Hima Regional Sulawesi lewat Live Instagram menambah wawasan dan pengetahuan tentang jenjang perkuliahan di Institute Ibu Profesional.

Ada 4 jenjang perkuliahan yang akan kita jalani setelah lulus matrikulasi :

1. Bunda sayang


Kelas bunda sayang ini mengajak para ibu dan calon ibu untuk terus belajar bagaimana mendidik anak dengan mudah, menyenangkan dan bahagia.

Kita di ajak untuk memperhatikan tumbuh kembang anak dan bagaimana menghabiskan waktu lebih banyak dengan anak-anak dalam menumbuhkan rasa kasih sayang antara anggota keluarga dan membentuk karaker-karakter anak.

Selain itu juga mengajarkan kepada ibu bagaimana meningkatkan prestasi anak-anak dimulai dari lingkungan keluarga.

Kelas bunda sayang juga memberikan penugasan-penugasan yang dikerjakan bersama anak-anak dan pasangan.


2. Bunda cekatan


Kelas bunda cekatan melatih ibu dan calon ibu untuk lebih cekatan dalam menajalankan setiap perannya, baik peran sebagai manajer keluarga ataupun peran lain di ranah publik.

Kelas bunda sayang juga mengajarkan bagiamana kita mengembangkan potensi diri, terus belajar dan menggali ilmu yang kita butuhkan sesuai dengan bidang yang kita sukai artinya sesuai dengan passion kita. Disini kita bisa memilih ilmu apa yang kita butuhkan untuk kita pelajari dengan melihat kembali peta belajar kita sebelumnnya.

3. Bunda produktif


Kelas bunda produktif melatih ibu dan calon ibu untuk memahami potensi dalam diri kita dan menemukan keunikan diri. Sehingga nanti ketika kita mendidik anak, berkarya dan menjemput rezeki maka semua menjadi prioritas dan tidak ada yang dikorbankan.

Di bunda produktif nanti kita akan berkumpul dengan ibu dan calon ibu yang se frekuensi sehingga ide-ide cemerlang akan menghasilkan produk, jasa ataupun program yang bermanfaat untuk diri dan orang lain.

Dikelas bunda produktif kita akan menemukan jati diri kita yang sebenarnya, menemukan passion dan misi hidup kita kemudian kita akan melaksanakan passion kita dengan bahagia dan menghasilkan banyak karya.



4. Bunda shalihah


Kelas bunda shalihah melatih ibu dan calon ibu untuk menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya. Perubahan itu dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan atau masyarakat.

Dikelas ini lah kita menemukan alasan kuat mengapa mengikuti Institute Ibu Profesional. Sehingga berlahan akan menumbuhkan kepercayaan diri kita bahwa kita bisa menjadi agen of change.



Terakhir saya menyimpulkan dari penyampaian narasumber di Live Ig Ibu profesional regional Sulawesi :

Untuk melanjutkan ke jenjang perkuliahan selanjutnya maka harus lulus matrikulasi terlebih dahulu.

Jenjang pertama setelah matrikulasi adalah bunda sayang, kemudian bunda cekatan, bunda produktif dan bunda shalihah.

Setiap jenjang perkuliahan yang dijalani perlu komitmen dan konsitensi yang kuat untuk menyelesaikan perkuliahan

Tidak menunda-nunda dalam mengerjakan setiap tugas di kelas.

Bersungguh-sungguh dalam belajar dan memilih ilmu apa yang kita butuhkan untuk mencapai visi dan misi diri dan keluarga.

3. Referensi pengetahuan eksplisit


Referensi pengetahuan eksplisit yang saya dapatkan dari beberapa sumber : Live Ig dengan Ibu Profesional Regional Sulawesi, Materi perkuliahan matrikulasi 10 Ibu Profesional, website dan sosial media (FBG, WAG dan IG ibu profesional)



4. Peta misi saya di institute ibu profesional

Peta misi saya diInstitute Ibu Profesional adalah :
  1. Apapun yang saat ini saya kerjakan dan pilih hal pertama yang saya harapkan adalah adanya ridho dari pasangan, orang tua dan Allah. Merumuskan misi keluarga secara bersama-sama dengan psangan menjadi langkah awal untuk meraih ridho dari pasangan.
  2. Berkomitmen dan bersungguh dalam belajar untuk menyelesaikan setiap jenjang perkuliahan diInstitute Ibu Profesional
  3. Belajar menggali potensi diri dengan bahagia, mengembangkan potensi sesuai dengan passion saya dan melahirkannya dalam sebuah karya, kemudian membagikan karya tersebut sehingga bermanfaat bagi banyak orang. Tidak hanya saya yang menikamti tetapi juga keluarga dan masyarakat.
  4. Menjadi sebenar-benar hamba, hadir penuh dan sadar utuh dalam setiap peran yang dijalani dengan niat beribadah kepadaNya.
  5. Insyaallah suatu saat akan mewujudkan karakter ibu profesional saya : i know, ican be better bisa menjadi lebih baik dari diri saya sebelumnya dan menjadi agen perubahan dalam keluarga dan masyarakat.
Alhamdulillah clear misi ke tujuh ini sebelum deadlinenya. Semoga bermanfaat. O ya bestie, apakah kita punya misi yang sama? Kalau sama insyaAllah allah akan pertemukan kita sebagai bestie sevisi dan sefrekuensi (WS).

3 komentar:

  1. Meski tidak terlibat di misi Institut Ibu Profesional, tulisan kakak sangat menambah pengetahuan aku untuk menjadi ibu profesional. Seru sekali sepertinya pembelajarannya. Tetap semangat dan menginspirasi ya kak!

    BalasHapus
  2. terimakasih mba..tulisan mba juga sangat menginspirasi

    BalasHapus
  3. institud ibu proesional keren ya

    BalasHapus

3 K dalam Hidup

Bismillahirrahmanirrahim.. Segala puji hanya milik Allah. Dia yang maha atas segala. Memberikan apa-apa yang menjadi kebutuhan kita, bukan k...