https://diarywinrie.com diary winrie: Menemukan rasa dalam sholat

Minggu, 19 Juni 2022

Menemukan rasa dalam sholat

Bismillahirahmanirrahim. Malam Camamud Kriya yang selalu bahagia mesti dikejar deadline tugas yang luar biasa. Insyaallah siap dengan segala komitmen yang sudah ada.

Camamud Kriya, tulisan kali ini untuk mengingatkan kita apa sih makna sholat? Menurut diri Camamud ? Mungkinkah sholat hanya sebagai penggugur kewajiban. Melakukan gerakan sholat dan mengucapkan bacaan sholat tanpa memaknainya dengan sepenuh rasa.

Bisa jadi kan ya. Sholat sekedar sholat. Sholat hanya menjadi rutinitas wajib yang kita lakukan lima kali dalam sehari. Sedang sholat masih sibuk memikirkan pekerjaan yang belum selesai, memikir anak yang belum di jemput, memikirkan mau masak apa, bahkan kadang memikirkan kunci tadi di tarok di mana ya?

Astaghfirullah.Camamud, seberapa penting sih sholat bagi camamud? Jangan-jangan selama ini kita pun tidak paham mengapa harus sholat. Maka izin ya meski saya bukan ustadzah. Cuma mau share sedikit tentang arti sholat.

Menurut bahasa sholat adalah berdoa, sedangkan menurut istilah sholat adalah suatu perbuatan serta perkataan yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam sesuai dengan persyaratan yang ada. Dalam ilmu syariah pun dijelaskan bahwa sholat adalah ucapan yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam yang dilakukan dengan niat dan syarat tertentu.

Dalam islam sholat lima waktu merupakan ibadah wajib yang harus dikerjakan sebagaimana firman Allah Subhana wataa’la dalam surat An Nisa ayat 103 sebagai berikut:

اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا

Artinya: "Sungguh, shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman."

(QS. An Nisa: 103)

Maka dari ayat ini menyatakan bahwa sholat adalah kewajiban dan tidak boleh kita tinggalkan. Amalan sholat juga menjadi amalan yang unik dibandingkan dengan amalan lainnya. Amalan sholat tidak bisa kita titipkan atau minta bantuan orang lain untuk mengerjakannya melainkan harus diri kita sendiri.

Hukum shalat fardhu adalah wajib bagi semua orang yang telah dewasa atau akhil baligh serta normal atau tidak gila.
  1. Habib Muhammad bin Ahmad bin Umar as-Syathiri membahas ada 15 syarat sah sholat, antara lain :
  2. Beragama Islam
  3. Mumayyiz atau ketika seorang anak sudah memasuki umur 7 tahun, di mana ia sudah mampu membedakan hal yang benar dan tidak. Syarat ini juga termasuk mengecualikan orang gila dan anak kecil yang belum mengerti apa-apa
  4. Sudah masuk waktu sholat
  5. Mengetahui fardu-fardu sholat
  6. Tidak meyakini satu fardu pun sebagai laku sunah
  7. Suci dari hadas kecil dan besar
  8. Suci dari najis, baik pakaian, badan, maupun tempat salat
  9. Menutup aurat bagi yang mampu
  10. Menghadap kiblat (kecuali bagi musafir yang melaksanakan salat sunah, orang yang dalam keadaan berperang, dan orang yang buta arah)
  11. Tidak berbicara selain bacaan sholat
  12. Tidak banyak bergerak selain gerakan sholat (mazhab Imam Syafii membatasi tiga gerakan)
  13. Tidak sambil makan dan minum
  14. Tidak dalam keraguan apakah sudah bertakbiratul ihram atau tidak
  15. Tidak berniat memutus sholat atau tidak dalam keraguan apakah akan memutus sholatnya atau tidak
  16. Tidak menggantungkan kebatalan sholatnya dengan sesuatu apa pun.

Sedangkan menurut mazhab Imam Syafii, ada empat syarat sah shalat yang terdiri dari:

  1. Suci, suci fisik dari hadas, suci badan dari najis, suci pakaian dari najis, dan suci tempat dari najis
  2. Mengetahui waktu salat
  3. Lalu, menutup aurat; segala sesuatu yang wajib ditutup dan tak boleh dilihat
  4. Terakhir menghadap kiblat.
Nah, setelah kita bahas pengertian sholat, syarat sah sholat. Sekarang sejauh mana Camamud memahami makna sholat tersebut. Pentingkah kita sholat?

Sholat bukan hanya sekedar lisan dan gerakan. Jika sholat hanya sekedar lisan dan perbuatan maka robot pun bisa melakukan sholat. Lebih dari itu makna sholat yang sebenarnya. Ketika kita sholat kita sedang mengobrol dengan Allah dari hati, melantunkan bacaan yang penuh dengan doa, pujian dan harapan kepada Allah. Menyakini tiada illah selain Allah yang pattut kita sembah.

Tetapi apa yang terjadi kita sering menuhankan yang lain selain Allah. Menuhankan uang, jabatan, harta, kedudukan, kekayaan, hp, pekerjaan, mobil, jualan,  pasangan dan anak. Karena ketika kita sholat pikiran kita sibuk memikirkan yang lain selain Allah. Kita sholat tetapi ruh kita tidak ikut sholat. Sedangkan sebagaimana kita ketahui tubuh tanpa ruh ibarat bangkai yang bau tak berguna. Alangkah kecewanya Allah melihat kondisi kita datang seperti bangkai kepada-Nya.

Selama ini bisa jadi ketidak khusyukan kita ketika sholat karena kita tidak memahami dan mengerti dengan bacaan sholat kita. Yuk mulai memperbaiki sholat kita. Insyaallah Allah pun akan memperbaiki kehidupan kita.

Sholat menjadi sesuatu yang harus, wajib dan sangat penting. Karena kita yang butuh Allah. Allah disembah atau tidak, Allah selalu maha besar, maha kaya, maha hidup, dan maha atas segalanya. Sementara kita, tiada daya dan upaya seorang hamba kecuali dengan pertolongan Allah.

Mengerjakan sholat artinya berusaha untuk ngobrol dengan Allah menjalin koneksi denganNya. Menjalin koneksi artinya sholat dengan sepenuh rasa dengan hati, khusyuk dan tidak mengingat yang lain ketika sholat. Lisan berucap, hati memaknai bacaan, menyampaikan dengan penuh keyakinan bahwa Allah sedang melihat kita.

Mengerjakan sholat yang khusyuk memang tidak mudah. Tetapi ketika kita paham bahwa sholat menjadi tempat istirahat dari rutinitas dunia yang melelahkan dan kembali kepada Allah yang menenangkan.

Memahami sholat adalah sebuah kebutuhan bukan melepas kewajiban, untuk siapa kita sholat dan ketika sholat kita lagi nemui siapa? Jika mampu menjawab ini. Insyaallah semakin menemukan rasa dalam sholat. Sholat menjadi sesuatu yang kita rindukan. Rindu curhat ke Allah. Rindu ngobrol mesra dengan Nya.

Kerinduan akan sholat menandakan bahwa kita ingat Allah. Jika seseorang mengingat Allah. Maka duduk, berdiri, berbaring ataupun berjalan pasti ingat Allah. Inilah yang menjaganya dari berbuat maksiat. Karena takut pada Allah.

Orang yang mengingat Allah maka lisan akan terjaga dari menyakiti orang lain, tangannya akan terjaga dari mengambil hak-hak orang lain, kakinya akan terjaga melangkah ke tempat-tempat yang Allah haramkan, seluruh anggota tubuhnya akan terjaga dari hal-hal yang tidak baik.

Camamud semoga kita bagian dari orang-orang yang sholat sepenuh rasa dan selalu terkoneksi ke Allah. Aamiin. (WS).



Sumber :








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

3 K dalam Hidup

Bismillahirrahmanirrahim.. Segala puji hanya milik Allah. Dia yang maha atas segala. Memberikan apa-apa yang menjadi kebutuhan kita, bukan k...