https://diarywinrie.com diary winrie: Terundur bukan berarti luntur

Minggu, 22 Mei 2022

Terundur bukan berarti luntur

Bismillahirramanirrahim. MasyaAllah tabarkallah. Dulu pernah nulis goals ingin bisa menulis. Menulis apa saja entah itu buku cerita, novel atau apalah yang berbau tulisan. Tetapi saya pikir dari mana saya bisa menulis saya ga ada latar pendidikan dalam tulisan. Selama ini yang sering saya tulis adalah diary dan penelitian yang berbentuk skripsi dan thesis.


Ga kebayang dari mana harus memulai dan menghubungi siapa jika ingin diarty saya di terbitkan menjadi sebuah buku dan bisa dibaca oleh banyak orang. Mengambil hikmah perjalanan kehidupan ini. Lagi lagi saya insecure kalo sudah melihat tulisan kawan-kawan yang bagus tertata dan bisa terbit. Impian ini pun tidak saya gubris lagi, hanya sekarang saya ingin fokus belajar menulis di blog. Blog Diary winrie yang saat ini isinya masih gado-gado, belum bisa fokus pada satu tema tulisan. Setidaknya saya punya wadah menyalurkan hoby menulis saya yang terkadang menjadi healing juga bagi saya. 


Pagi ini bestie ku mba nita, nawarin job lagi dan lagi. Bestieku ini tahu banget aku bukan orang yang hebat menulis. Tetapi ga bosan ngajakin ikut chalange blog dan hari ini lebih nantang lagi menulis cerita antalogi anak muslim. Preet, hormon kebahagiaan beraksi. Ambil atau tidak, ambil atau tidak, ambil. Akhirnya, memilih mengambil sebuah kesempatan yang mana saya harus banyak belajar dari mba nita. 

By the way, sahabat dimana saya kenal mba nita, bestie ter. The best ku ini, ceritanya panjang yang jelas kami adalah ibu yang sama sama punya semangat belajar, up grade diri dan pengen menebar manfaat untuk banyak orang. Kami di pertemukan Allah ketika satu kelompok di kelas ibu profesional. Kami sempat kenalan dengan berbagi medsos. Saya melihat mba nita sebagai sosok yang keren banget menurut saya. Konsisten menulis di bloh eh salah blog maksudnya, upload di ig dan fb. Pokoknya salut banget. Saya memberanikan diri untuk nanya bagaimana mengerjakan itu semua, bagi waktu dan peluang belajarnya  untuk saya yang pemula. Mba nita baik banget, mengajak saya dan mba nadia yang kawan sekelompok juga di IP untuk ikut kelas blog dengan coach Karunia sylviany sambas. Alhamdulillah selesai meskipun tahap lanjutan saya ga bisa ikut setor tugas. Nah kemaren dikasih hadiah lagi sama bestie ku ini tiket join grup blogspedia. Saya modal nekat dan tekat mau belajar. Jadi ikutan daftar dan seleksi peserta kelas blogpedia. Atas izin allah lulus dan sekarang  di kelas yang sama dengan bestie ku kelas blogspedia coaching #3.

Sejauh ini yang ada dalam otak saya Allah itu adil banget ya, menjawab semua doa. Meski kadang terundur waktunya tetapi yakin suatu saat akan indah dan tercapai apa-apa yang menjadi doa  kita hanya perlu bersabar. Pun Allah tidak kabulkan pasti itu yang terbaik dari Allah. Bersyukur sekali rasanya punya bestie di dunia maya seperti mba nita.Meskipun hanya di dunia maya, kami saling mensuport, saling berbagi dan mengingatkan. Semoga suatu saat Allah mempertemukan kami di dunia nyata. Aamiin. 

Pesan terakhir yang ingin saya sampaikan jangan pernah lelah berdoa, sesuatu yang terundur bukan berarti luntur. Bermunajat dengan terus menjaga husnudzon kepada Allah maka apa-apa yang Allah berikan selalu membuat bahagia karena yakin semua yang terjadi atau tidak terjadi itu atas izin dan kehendak NYA. Seperti halnya saya, saya sudah sampai dititik menerima mungkin Allah tidak takdirkan saya untuk menulis. Tetapi Allah hanya memberi  kesempatan kepada saya untuk menjadikan menulis sebagai sesuatu yang menyenangkan dan menghibur hati. Tidak apa-apa asalkan masih bisa bahagia. 

Menjalani sepenuh hati dan menyadari kekurangan diri. Malah di titik ini Allah hadirkan peluang demi peluang untuk saya mencoba berkembang. Maka sahabat semua, teruslah berbuat baik kepada siapapun, melakukan sesuatu dengan ikhlas dan tidak. Mengaharap balas meski tak dihargai, bahkan dijauhi. Tidak apa-apa. Allah maha tahu. Apa yang kita tanam itu pula yang akan kita tuai. Jika kita menanam kebaikan maka kebaikan itu akan kembali kepada kita dan jika kita menanam keburukan maka keburukan itu pulalah yang akan kembali kepada kita.Semua tentang pilihan. Happy weekend bestieku. Semoga istiqomah dalam kebaikan. Terus, berkarya, berbagi, bermanfaat dan bermartabat.(WS). 



2 komentar:

  1. Terharu bacanya, mari kita berpegangan erat, mba, semoga kita bisa terus berusaha menebar manfaat. Sukses yaaa...❤️🔥

    BalasHapus
  2. Mashaa Allah, kekuatan doa itu pasti ya mbak hanya saja kapan dikabulkan nya kita belum tau, yang pasti jangan berhrnti berdoa dan tetap semangat menjalani hidup ini, thanks ya mbak, bermanfaat banget ini bagi saya.

    BalasHapus

3 K dalam Hidup

Bismillahirrahmanirrahim.. Segala puji hanya milik Allah. Dia yang maha atas segala. Memberikan apa-apa yang menjadi kebutuhan kita, bukan k...