https://diarywinrie.com diary winrie: Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga (part 2)

Rabu, 01 Juni 2022

Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga (part 2)

Pagi semua,apa kabar bestie hari ini. Btw libur biasanya pada jalan-jalan, healing-heling, quality time with family dan banyak kegiatan menarik lainnya. Tetapi kami sekeluarga hari ini quality time nya di rumah aja. Karena mo ngabisin waktu membabi dan main sama si adek. Hehe. Selanjutnya izin membahas kelanjutan materi kemaren ya. Ada 4 sub materi yang akan saya bahas. Selamat membaca bestieku. 

Kita bahas dulu apa makna ibu profesional? 

1.    Makna Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga

Sebelumnya saya ingin membahas sedikit tentang pengertian ibu dan professional.

Ibu

Banyak pengertian tentang ibu, menurut saya ibu adalah wanita yang melahirkan saya, istri dari bapak saya yang mengasuh dan mendidik saya.

Sedangkan pengertian ibu menurut bahasa adalah  orang tua perempuan seorang anak, baik melalui hubungan biologis maupun sosial. 

Ibu memiliki peranan yang sangat penting bagi anak, dan panggilan ibu dapat diberikan untuk perempuan yang bukan orang tua kandung (biologis) dari seseorang yang mengisi peranan ini.

Sedangkan professional adalah bersungguh-sungguh. Menurut bahasa profesional adalah sesuatu yang bersangkutan dengan profesi atau memerlukan kepandaian khusus dalam menjalankan pekerjaannya. 

Dari materi saya ingin menyimpulkan bahwa ibu professional kebanggaan keluarga adalah :

·          Bangga akan perannya sebagai pendidik

·         Senantiasa memantasakan diri dengan berbagai ilmu

·         Bersungguh sungguh mengelola keluarga

·         Mendidik anaknya dengan kualitas yang baik

·         Merasa bahagia menjalankan perannya

·         Menjadi pribadi yang sadar penuh dan hadir utuh saat menjalankan perannya

 

2.      Memahami Bagaimana Keluarga (Ayah dan Ibu) sebagai bagian dari peradaban dunia

Sebuah rumah pasti mempunyai arsitektur untuk mendesain sebuah rumah, model nya seperti apa, ukurannya berapa, kamar nya dimana, tukang siapa, bahannya dari mana  dan seterusnnya.

Nah bagaimana rumah tangga kita apakah perlu desain/arsitektur/peran apa yang saja yang dibutuhkan untuk mendesain rumah tangga kita karena rumah tangga adalah taman dan gerbang peradaban yang mengantarkan anggota keluarga menuju perubahan.

 Apa saja peran ayah dan ibu dalam menyiapkan peradaban dunia yaitu sebagai berikut :

·         Arsitektur peradaban : kita lah yang menentukan mau seperti apa rumah tangga kita. Menentukan nilai nilai yang akan di anut dalam rumah tangga kita. 

·         Membangun peradaban dari rumah : mulai lah memikirkan bagaimana menyiapkan semua, apa yang harus disiapkan, dipelajari dan di bahas bersama keluarga. 

·         Menemukan peran peradaban sebagai individu : pahami dan maknai dulu sejauh mana peran kita sebagai individu untuk menyiapkan dan mewujudkan impian rumah tangga kita. Lakukan lah setiap peran dengan baik dan bahagia. 

·         Memandu anak-anak untuk menemukan peran peradabannnya. Sedangkan anak anak kita perlu memandu mereka demgan mengajak, mengarahkan, mendidik dan mengasuh mereka. 

Sebagai usaha kita bersungguh-sungguh memahami peran ayah dan ibu sebagai bagian peradaban dunia maka ada 3 mantra  dalam ibu profesioal yaitu :

1.      Ngobrol Bareng

Kenali peran kita :

Sebagai ibu kita mau nya apa ?

Apa yang membuat kita bahagia?

Apa yang ingin kita pelajari

Kemudian susun bersama bagaimana bisa belajar bersama, komitemen bersama value family dan berkomitmen bersama untuk mewujudkan itu.

 

2.      Utama Bareng

Setelah menyusun rencana bareng, selanjutnya menentukan projek bareng menentukan mau main apa atau trik untuk mencapai tujuan kita apa sehingga nanti kita akan menemukan style bersama dan timbbullah keselarasan dalam tujuan kedepannya.

 

3.      Pembahasan Bareng

Melakukan pembahasan dari trik yang sudah kita tulis dan bicarakan. Selanjutnya latihan dengan menjadikan orang tua sebagai tauladan untuk anak-anak.

Ketiga mantra ini semestinya dilakukan secara terus menerus sehingga nanti konsisten dan bisa juga dijadikan sebagai upaya penyelesaian masalah dalam keluarga. 

 

3.      Memahami 4 Kebutuhan Dasar Sebagai Orang Tua

Apa saja 4 kebutuhan dasar menjadi orang tua

·      Mengelola Mental Stres

Pikiran : cari tahu dulu apa yang sedang kita pikirkan, apakah baik/buruk? Benar atau tidak ? bermanfaat atau tidak ?

Perasaan : perasaan kita juga sangat menentukan bagaimana kita menjalankan peran. Jika perasaan kita buruk maka akan susah untuk di huat bahagia. Jadi bestie pandai-pandailah membuat perasaan selalu positif dengan mengawali pagi dengan rasa penuh syukur dan terimakasih kepada Allah. 

Tindakan : tindakan yang akan muncul ketika stress lebih banyak tindakan yang negatif dan tidak membuat diri bahagia, anak dan suami bahagia. Masalah dalam keluarga itu hadir efek dari cara berpikir kita yang salah dan perasaan kita yang selalu menyalahkan. 

·      Komunikasi Sebaya

Komunikasi sebaya bagaimana kita berkomunikasi dengan anak.

Bagaimana nadanya, kontak matanya intonasinya. Maka sering-seringlah update status sesuai dengan value dan core yang keluarga kita butuhkan.

Banyak hal yang perlu kita pelajari sesuai kebutuhan keluarga kita.

·      Apresiasi Bukan Evaluasi

Apa pencapaian yang sudah kita dapatkan maka berilah apresiasi bukan sibuk evaluasi. Pun masih ada yang belum tercapai jangan menyalahkan diri sendiri coba gali kekurangan kita dimana dan belajar memperbaikinya. 

Lakukanlah apresiasi untuk melihat   hasil sebuah karya/kerja. 

4.      Visi dan Misi dalam Komunitas Ibu Profesional.

Sebaiknya kita tulis dari misi yang ingin kita capai dalam keluarga  terlebih dahulu baru dilanjutkan dengan misi spesifik yang akan dicapai.

Berikut contoh yang disampaikan ibu Rusna tentang misi ibu professional :

1.      Meningkatkan kualitas ibu dalam mendidik anak-anak sehingga bisa menjadi guru utama dan pertama bagi anaknya.

2.      Meningkatkan kualitas ibu dalam mengelola rumah tangga dan keluarganya sehingga menjadi keluarga yang unggul

3.      Meningkatkan rasa percaya diri ibu dengan cara senantiasa berproses menuemukan misi spesifik hidupnya di muka bumi, sehingga bisa lebih produktif dengan bahagia, anak dan keluarga tetap menjadi prioritas utama

4.      Meningkatkan peran ibu menjadi “change Agent” (agen pembawa perubahan). Sehingga keberadaaannya akan bermanfaat bagi banyak orang.

Sedangkan dari visi nanti akan lahir


sebuah misi yaitu :

Menjadikan komunitas pendidikan perempuan Indonesia yang unggul dan professional sehingga bisa berkonstribusi kepada negara ini dengan cara membangun peradaban bangsa dalam inernal keluarga.

 

Terakhir ibu Una membahas indikator keberhasilan ibu professional adalah  “kebanggaan keluarga”. Hanya 2 kata ini dimana selama kita menjalankan peran kita sebagai ibu professional diri kita bahagia, anak-anak bahagia, suami bahagia dengan keberadaan kita. Dan dengan pilihan hidup kita kita juga  bisa bahagia.

Maka inilah indikator keberhasilan kita.

 

6 komentar:

  1. Materi yang disampaikan Bu Rusna ini sangat powerful sekali ya, ka. Beruntung bisa mengambil poin-poin penting acara tsb dari tulisan kaka.

    BalasHapus
  2. Deep banget di "apresiasi bykan evaluasi". ilmunya sangat bermanfaat kak <3

    BalasHapus
  3. Baca ini bikin aku berpikir, peran orangtua bukan hanya sekadar soal materi atau lahir batinnya melainkan juga bekal ilmu yang luar biasa dan aku dapetin itu dari sini. Terima kasih, Kak Win, semoga jadi ladang pahala. 🤍

    BalasHapus
  4. Membaca materi ini, terasa amanah yang berat untuk membangun peradaban. Saya tunggu part 3 ya Kak.

    BalasHapus
  5. Saya setuju, peran Ayah juga berpengaruh dalam keluarga, apalagi dalam membentuk ibu profesional kebanggan keluarga.

    BalasHapus
  6. Selesai baca tulisan ini dapat banyak ilmu yang luar biasa tentang keluarga

    BalasHapus

3 K dalam Hidup

Bismillahirrahmanirrahim.. Segala puji hanya milik Allah. Dia yang maha atas segala. Memberikan apa-apa yang menjadi kebutuhan kita, bukan k...