https://diarywinrie.com diary winrie: Maret 2022

Minggu, 27 Maret 2022

Rumus Bahagia

Rumus Bahagia

Bismillahirrahmanirrahim.. Semangat pagi sahabat semua.Di pagi yang indah ini saya mendoakan sahabat semua semoga dalam keadaan sehat walafiat, semakin lapang hatinya, semakin lapang waktunya dan semakin lapang rezekinya. 

Apapun yang terjadi saat ini ucapkan lah alhamdulillah ala kulli hal. 

Selalu berbaik sangka kepada Allah karena takdir kita takdir terindah yang Allah pilihkan. Apapun kondisi kita saat ini adalah atas kehendakNYA. 

Sahabatku, rumus kebahagiaan ada 2 yaitu percaya diri dan ilmu bahagia. 

1. Percaya Diri

Berawal dari cerita seekor tikus yang ingin menjadi kucing dan atas izin Allah dijadikan lah ia kucing pada saat menjadi kucing ia takut kepada anjing, pada saat menjadi anjing ia takut kepada harimau, pada saat menjadi harimau ia takut pada manusia dan ketika jadi manusia ia takut pada tikus. Jadi sebenarnya rasa takut itu muncul karena adannya rasa kurang percaya diri. 

Ketika dalam hati kita ada keraguan, kurang percaya diri disinilah muncul ketidaknyaman. Misalnya mau berbicara tidak percaya diri akhirnya tidak jadi bicara. Maka rasa takut itu harus dihilangkan, karena kata-kata positif itu bisa keluar dari ketenangan hati.  Sedangkan kat kata negatif itu keluar dari rasa takut dan kegelisahan hati. Hati yang tenang lah yang bisa memberikan energi positif untuk dirinya, kekuarganta dan lingkungan nya. Maka bersyukurlah jika hari ini Allah hujamkan ketenangan hati kepada diri kita. Karena sebenarnya kekayaan sesungguhnya itu berasa pada ketenangan hati. Bagi yang pernah merasa hati kurang nyaman dan kurang tenang itu bisa jadi munculnya dari kurang percaya diri. 

Ukuran  keberhasilan seseorang bukan dilihat bagaimana ia berbicara dengan orang lain tetapi ukuran keberhasilan seseorang dilihat dari bagaimana ia berbicara dengan diri sendiri. Dan semua berawal dari rasa percaya diri. Bagaimana kita membangun kepercayaan dari dalam diri. Ada 5 tekhnik untuk membangun rasa percaya diri : 

🔖Mengakui kesalahan atau gentleman

Jika salah akui memang saya yang salah, mohon maaf dan kedepan saya akan berubah dan memperbaiki kesalahan. Mengakui kesalahan adalah sikap yang produktif. 

🔖 Belajar hal- hal yang baru

Ketika kita belajar hal hal baru ilmu kita bertambah dan akan muncul semangat baru yang tiada habisnya. Mempraktekkan hal-hal baru rasanya menantang hormon hormon kita untuk terus produktif dan berbagi ke orang lain. 

🔖Membanding bandingkan diri dengan orang lain

Matahari dan rembulan itu tidak bersinar sekaligus, masing mereka punya waktu bersinar masing-masing. Demikian hidup kita jangan bandingkan diri dengan orang lain karena setiap kita sudah punya waktu dan tempatnya. Setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orang nya. 

🔖Mencintai diri sendiri

Sebelum mencintai orang lain cintai diri sendiri, sebelum kita memperhatikan orang lain perhatikan diri sendiri dan sebelum mengkritik orang lain maka kritiklah diri sendiri. Awali pagi dengan self talk positive di pagi hari : ya allah saya berlimpah, berkah, bisnis saya laris, saya bahagia dan keluarga saya harmonis. 

🔖Bangkit dari kegagalan

Jatuh sekali bangkit berkali kali. 

Firman Allah :

وَلَا تَهِنُوْا وَلَا تَحْزَنُوْا وَاَنْتُمُ الْاَعْلَوْنَ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang beriman.

(Ali 'imran ayat 139).


2. Ilmu Bahagia 

Apapun profesi kita saat ini maka putuskanlah untuk bahagia. Karena kebahagiaan itu bukan dari orang lain tetapi kebahagian itu kita sendiri yang memilih dan menciptakannya. Hanya saja kita sering menanggap bahagia itu indikatornya ketika keinginan-keinginan kita tercapai, dan resolusi dan event kita terpenuhi. 

Padahal bahagia tidak harus menunggu itu semua. 

Kebahagiaan bukan sesuatu yang harus kita tunggu,karena kebahagian itu kita dapatkan bukan dari faktor luar,tapi dari faktor dalam diri kita sendiri.Kebahagiaan adalah ketika kita mensyukuri keadaan kita hari ini lalu mengucapkan alhamdulillah ya Allah inilah yg terbaik atas kehendak Mu ya Allah saya terima saya sangat bahagia saya sangat bersyukur semuanya adalah kehendakmu,karena engkau mengetahui apa yg terbaik untuk hamba sementara hamba hanya meminta menurut versi saya. 

**JANGAN TUNGGU BAHAGIA BARU TERSENYUM TAPI TERSENYUMLAH TUK BAHAGIA.**

Bahagia ketika kita ridho dengan ketetapan Allah dan ridho dengan keberhasilan orang lain.

Ketika kita diberi ketidak mudahan oleh Allah sesungguhnya ini adalah rasa kasih sayang Allah dan cara Allah menggugurkan dosa-dosa kita. Terus jaga husnudzon kepada NYA. Setiap kejadian yang Allah hadirkan pasti ada pesan cinta NYA. 

Pun ketika allah berikan ketidak nyamanan dalam hidup kita,ketidak indahan dalam hidup itupun salah satu bentuk kasih sayangNYA agar kita lebih bersabar lagi. 

Ada 2 cara menyikapi kasih sayangnya Allah : 

1.BERSYUKUR.

Ketika Allah uji dengan kenikmatan, kecukupan atau bahkan keberlimpahan, maka cukuplah bersyukur ucapkan alhamdulillah. 

2.BERSABAR

Ketika Allah uji dengan musibah, hal hal yang tidak kita ingin maka cukuplah sabar sebagai penolong sesungguhnya kemenangan itu bersama orang orang yang sabar. Ucapkanlah 

Alhamdulillah ala kulli hal

"Segala puji bagi Allah atas setiap keadaan"


SYUKUR DAN SABAR adalah kunci bagi kebahagiaan kita.Jika kita menyakini apa apa yang Allah berikan adalah takdir terbaik dari NYA. Maka takkan akan pernah ada rasa takut, sedih dan kecewa melainkan rasa bahagia menjalani setiap episode kehidupan yang Allah takdirkan.

Semoga bermanfaat. (WS) 







Sabtu, 26 Maret 2022

Nasehat yang menentramkan (sambungan)

 Bismillahirahmanirrahim. Sahabatku untuk tulisan kali ini saya akan melanjutkan tulisan sebelumnya tentang 5 nasehat hidup yang menentramkan. Sebelumnya kita sudah membahas 2 point yaitu dont hate dan dont worry, selanjutnya kita akan membahas tentang give more, expectless dan live simply

3. Give More = banyak² Memberi 

Biasakan diri kita untuk selalu  memberi daripada menerima. Memberi lebih akan menimbulkan rasa bahagia dan menyenangkan hati kita. 

Hidup menjadi lebih lapang dan tenang.

Memudahkan urusan orang lain dan membagiakan orang lain rasanya jauh lebih nikmat. 

خير الناس أنفعهم للناس 

" Sebaik - baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya " ( HR Ahmad)


_*Q.S Al Isra Ayat 7*_

اِنْ اَحْسَنْتُمْ اَحْسَنْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْ ۗوَاِنْ اَسَأْتُمْ فَلَهَاۗ ~~


" Jika kamu berbuat baik kepada orang lain ( berarti ) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri ..."


4. Expectless = jangan terlalu berharap ke manusia 


🔖 Berharap kepada manusia adalah patah hati yang disengaja. 

*Imam Ali bin Abi Tholib berkata :*

" Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan hidup , yang paling pahit adalah berharap kepada manusia "


*Imam Syafi'i berkata :*

" Ketika hatimu terlalu berharap kepada seseorang , maka Allah Subhanahu WaTa'Aala akan timpakan kepadamu pedihnya sebuah pengharapan "


🔖Ikhlas dalam berbuat dan bersikap

" Mengerjakan semua  yang memberi manfaat kepada orang lain dengan penuh ketulusan, bukan mengharap yang lain semata mata hanya mengharap Ridho Allah Subhanahu WaTa'Aala "


🔖Berharap Hanya Kepada Allah Subhanahu WaTa'Aala.

*Just Fokus On Allah*

Tiada illah selain dari NYA yang patut kita sembah. 


5. Live Simply = Hidup Sederhana 

Memimpikan hidup bahagia dengan kemewahan, mengharap bahagia karena pujian ternyata semua bukanlah jaminan. 

Kebahagian didapat dari hal- hal yang sederhana. Dengan hidup sederhana rasanya  bahagia lebih dekat,merasa cukup, dan hidup sederhana juga akan membawa kita menjadikan hidup dengan penuh rasa syukur atas pemberian Allah. 

Sedangkan hidup berlebihan itu akan membuat kita dzolim, boros, hilang rasa peka/empati.


Mungkin bagi sebagian orang menilai kualitas hidup itu dari kemewahan dan keberlimpahan, serba wah lah pokoknya. Tetapi sebenarnya kualitas hidup itu ada pada kesederhanaan.

Tidak banyak orang yang bisa menahan diri dari nafsu atau keinginan ketika semua dimiliki. Contoh simple saya lebih salut kepada ibu ibu yang bisa menahan keinginan shopingnya meskipun punya banyak uang hanya karena ingin hidup dalam kesederhanaan. Ini ujian terberat kaum wanita ketika pendapatan meningkat biasanya gaya hidup meningkat juga (ini berat diiilaan). 

Menahan bukan karena tidak ada tetapi menahan karena takut hisab dan dosa. 

Belajar hidup sederhana ditengah dunia media sosial yang apa apa pengen di upload biar terlihat wah dan mendapat pujian manusia. 

Berhentilah wahai diri.. 

Bukankankah Rasulullah SAW mengajarkan kita zuhud (tidak tamak terhadap dunia) dan qana'ah (merasa cukup atas apa yg diberi Allah). Sahabatku..untuk menjadi pribadi yang zuhud dan qonaah itu perlu latihan. Latihan dengan cara sebagai berikut :

🔖Lepaskan kemelakatan pada dunia dengan banyak dan sering berbagi. 

🔖Sadari semua titipan dari Allah, segala sesuatu yang ada saat ini cukuplah dalam genggaman kita jangan sampai masuk ke hati. 

🔖Enjoylah dengan kesederhanaan.

🔖Sederhanalah dalam sikap dan gaya hidup 

🔖Tampilkan karya kita sebaik-baiknya, prestasi setinggi-tingginya dan Kontribusi sebesar-besarnya. Tetapi gaya hidup tetaplah sesederhana mungkin. Inilah yang akan menentukan kualitas hidup kita.. 

MasyaAllah tabarakallah.. 




 

Selasa, 22 Maret 2022

Nasehat Hidup Yang Menentramkan

 5 Nasehat Hidup Yang Menentramkan. 

Sejatinya setiap orang ingin hidup yang tentram lagi bahagia. Rela melakukan apapun demi ketentraman dan kebahagiaan. Berusaha menggapai ketentraman dengan menghalalkan segala cara tetapi lupa bahwa bahagia itu justru hadir dari dalam diri kita sendiri bukan orang lain. 

Memaknai hidup di dunia yang hanya sekali dan sebentar. Terlalu berharga jika kita habiskan seadanya. Sibuk memikirkan apa-apa yang membuat bahagia, sibuk mengerjakan apa-apa yang rasanya bisa menentramkan jiwa sampai melupakan tujuan akhir kita.

Padahal kita tahu bahwa tugas kita hanyalah membenahi dan memperbaiki diri dengan ibadah-ibadah terbaik sampai kita kembali kepada Allah dengan kondisi terbaik. 

Kejar akhiratmu maka dunia akan menghampirimu. Tak perlu bersusah payah dengan dunia karena semua hanya sementara. 

Malam kemaren, saya dapatkan kajian ini dari ustad sonny abi kim, beliau menyampaikan ada 5 nasihat hidup yang menentramkan : 

1.Don't Worry = Jangan Khawatir

Kita terlalu sering khawatir dengan apa-apa yang belum terjadi, apa yang orang lain pikirkan, dan rezeki. Bahkan perlakuan dan perkataan orang lain menjadi sumber kekhawatiran. Padahal semua sudah Allah atur sedemikian rupa. Tetapi tak jarang energi kita habiskan hanya untuk sebuah kekhawatiran. 

Ada  beberapa langkah agar tidak khawatir:

🔖 Akui rasa takut, jangan dilawan agar kita punya kekuatan untuk mengendalikan.

Akui saja sampaikan kepada sang khalik tentang perasaan khawatir tersebut. Sehingga kita sadar penuh hadir utuh kalau kita lagi khawatir. Dengan demikian kita tahu bagaimana mengendalikam kekhawatiran tersebut dan tahu bagaimana mesti menyikapi rasa itu. Jangan melawan rasa khawatir yang ada karena semakin kita lawan ia akan semakin memenuhi pikiran kita. 

🔖 Utarakan pada orang yang kita percaya agar beban sedikit berkurang. Kalo saya sendiri agak kurang memakai point ini karena sebaik baik tempat mengadu dan curhat hanyalah Allah SWT. 

🔖 Berlatihlah terus berpikir positif/pilih pikiran-pikiran positif.

Jangan pernah membayangkan yang negatif karena akan sangat berpengaruh dengan perasaan kita dan kenyataan yang akan terjadi. Jadi teruslah positif tihinking dan positif feeling karena apa yang kita pikirkan dan rasakan itulah yang akan terjadi pada kenyataan. 

🔖 Tempatkan diri kita dalam komunitas-komunitas yang positif.

Tidak salah lagi sahabat sefrekuensi, sevisi dan semisi itu penting. Jangan pernah tinggalkan komunitas yang mengajak kepada kebaikan. 

🔖 Jangan banyak berprasangka buruk

Berpransangka buruk pada NYA dan pada sesama sangat rentan dengan tingkat stress yang tinggi, menjadi tidak tenang dan was was sepanjang hidup. Yuk belajar instill positive feeling and positive thinking.. 

🔖 Jadilah orang yang aktif dengan kegiatan bermanfaat.

Banyak berbuat untuk orang lain, membantu orang lain adalah sumber kebahagiaan dan ketentraman yang nyata. Kalo tidak percaya coba rutin sedekah subuh setiap pagi. Rasakan energi energi positif yang hadir menjadi powerbank ketika menjalani hari. 

🔖 Jangan terlalu banyak drama.

Kalo saya lebih suka bilang no baper. Tak usah mengharap pujian manusia cukuplah Allah yang akan membalas atas apa-apa yang kita perbuat. 

🔖 Jangan membayangkan skenario buruk di masa datang. 

Jaga Husdnuzon kepada Allah karena Allah maha penyayang pasti memberikan yang terbaik untuk yang disayangNYA. 

🔖 Kembalikan semua pada Allah,titip dan percaya kalau Allah punya rencana paling baik untuk kita.

Yakin tidak ada doa yang tidak Allah kabulkan, pun tidak terkabul itu adalah yang terbaik untuk hambaNYA. 


2.Don't Hate = Jangan Membenci

Hati yang penuh kebencian akan terasa sempit, Hati yang penuh kasih sayang akan terasa lapang. Karena Membenci dan Menyayangi adalah pilihan, dan memaafkan adalah jalan menuju ketentraman hidup.

Mengapa kita harus berhenti membenci atau belajar memaafkan karena :

🔖Sadar hidup sangat melelahkan

Semakin hari hidup bukan semakin mudah tetapi semakin sulit, maka yang perlu kita lakukan adalah menguatkan diri kita untuk melawati segala kesulitan hidup, untuk melalui itu semua pastinya lelah. Lalu kenapa harus kita tambah rasa lelah itu dengan kebencian?

🔖Membuang-buang energi 

Membenci itu  menghabiskan banyak energi dibandingkan dengan menyayangi. Bagaimana tidak dari bangun tidur sampai tidur dan bangun lagi yang terpikirkan adalah orang yang dibenci. Berapa banyak kerugian yang kita alami saat membenci. Waktu tersita untuk sesuatu yang sia-sia. Padahal masih banyak hal positif yang bisa kita kerjakan untuk energi yang terbuang sia sia tadi. 

🔖Hidup sangat singkat 

Kita tidak pernah tahu pasti kapan Allah memanggil kita, bayangkan saat Allah panggil kondisi kita lagi membenci seseorang dan belum sempat meminta maaf. Astagfirullah.

🔖Fokuskan diri pada apa yang kita cintai

Menyibukkan diri dengan apa yang kita cintai lebih membangkitkan kita untuk menebar energi positif dan menarik energi positif pula. 

 🔖Dunia sangat luas sayang kalau tidak di manfaatkan 

🔖Sangat rugi membenci orang, jadi murung, susah hati, tidak nyaman. 

Membenci hanya akan meningkatkan stress, gagal fokus dan mudah depresi. Orang yang seperti tidak akan bisa produktif atas apa yang dikerjakan. 

🔖Bangun hubungan positif dan lakukan hal-hal positif 

Perbanyak belajar dan berkumpul di majelis ilmu. Perbanyak sahabat yang mengingatkan akhirat bukan sebaliknya 

🔖Perjalanan hidup masih panjang yang harus kita lewati fase demi fase dengan lebih baik.

Yakin saja setiap fase yang Allah berikan adalah yang terbaik. Allah titipkan kejadian yang tidak kita senangi. Tidak lain dan tidak bukan adalah pengingat diri untuk kembali pada NYA. 

Sebagai penutup, insyaAllah kita akan lanjutkan 3 prinsip lagi di lain kesempatan alias bersambung.semoga bermanfaat. (WS) 


Jumat, 18 Maret 2022

Tersengat lebah itu biasa, tersengat ilmu baru luar biasa

Tersengat lebah itu biasa, tersengat ilmu itu luar biasa.


3 tahun lalu pernah baca blognya teman yang lewat di beranda FB, sepertinya menyenangkan sekali bisa menulis, dibaca banyak orang, bermanfaat dan menambah penghasilan juga.

Tetapi apa daya, belum tahu harus belajar di mana. Sempat komen saat itu gimana caranya kalo mau nulis di blog, jawabannya hanya buat blog dulu win baru bisa nulis, kurang lebih  bahasanya seperti itu. 

Karena merasa kurang welcome dengan jawaban tersebut jadi tidak berani melanjutkan pertanyaan yang lebih detail. 


Dalam hati punya mimpi, suatu hari semoga Allah izinkan saya punya blog. Saya ingin  menulis dan bermanfaat untuk banyak orang. Bukan hanya soal penghasilan, bisa menyalurkan hobbi menulis saja sudah membuat bahagia. Saya mencoba menulis di IG dan FB tetapi tetap saja jumlah tulisannya terbatas. Jadi kurang leluasa bagi saya, karena terkadang banyak yang mau disampaikan tetapi tak cukup ruang. Meskipun demikian kegiatan menulis masih saya lanjutkan bukan untuk siapa-siapa tetapi untuk pengingat diri. 

Di kala senggang saya sering membaca ulang postingan di IG saya, sebagai reminder. 

Masih penasaran dengan ilmunya blog, rasanya sudah tersengat ilmu maunya ingin tahu melulu. 

Barulah kemaren pas ikut kelas Ibu Profesional, saya di pertemukan dengan Mba Nita di kelompok 7 kemudian ada ide saling share medsos dan menjalin silaturahmi. Nah dari sini lah saya termotivasi lagi mau belajar blog melihat blog nya mba Nita yang keren dan mantaplah pokoknya. 

Sempat wapri dengan mba nitanya dan di arahkan untuk daftar kelas blog dasar Batch 2 yang di mentoring mba Karunia Sylviany Sambas. 

Alhamdulillah Allah mudahkan semua prosesnya. Hingga bisa bergabung dikelas ini. 

Belajar materi satu persatu terasa berat juga untuk pemula seperti saya. Tetapi tidak ingin menyerah disini demi mewujudkan impian punya blog sendiri. Sering wapri dengan mba karunia, jika ada hal hal yang tidak dipahami. Yang bikin tambah seru dikelas blog ini ketemu ketua kelas saya di IP mba Nadia rosalin. Jadi makin mantap belajarnya, saling menyemangati. Dan kalo ada kendala teman teman siap bantu dan support.

Alhamdulillah  mba karunia (mentor) selalu siap membantu dengan senang hati. Hingga akhirnya blog saya pun jadi. Rasanya proses belajar ini tak ingin saya akhiri disini karena masih banyak kelas kelas mba karunia yang mesti dipelajari dalam rangka upgrade diri. 

Kisah ini saya sebut kalo tersengat lebah itu biasa tetapi kalo tersengat ilmu itu luar biasa. Seperti hal nya saya saat ini rasanya sudah tersengat ilmu blog dan siap untuk belajar terus tiada henti sampai akhir waktu nanti.semoga Allah ridhoi.aamiin.

Selanjutnya mengapa kita harus belajar blog?

Apa manfaat blog? Semakin penasaran semakin besar motivasi ikut kelas. 

Jadi sahabat semua silahkan bergabung di bacth 3 ya kelas blog dasar bersama mba karunia.Materinya daging semua pokoknya.. 

MasyaAllah tabarakallah.

Bismillah. Semoga blog ini menjadi awal yang baik dan menjadi lebih baik.. Aamiin. 

(WS) 




Rabu, 16 Maret 2022

The Miracle

The Miracle. 

Keajaiban sering diartikan sebuah kebahagiaan oleh banyak orang, tetapi jarang melihat suatu musibah sebagai miracle.Anehnya kita juga sering menganggap musibah itu tidak baik untuk diri kita.

Padahal dibalik sebuah musibah atau ujian pasti ada pesan cinta yang Allah titipkan. Kebanyakan dari kita fokus pada masalah atau musibahnya, tetapi tidak fokus pada solusi dari masalah tersebut. 

Oktober tahun 2020, rasanya titik dimana semua terasa penuh layaknya bom waktu yang siap meledak. Masalah tak ada selesainya, masalah pekerjaan, keluarga dan bisnis. Semua hadir saat itu dalam waktu bersamaan.

Ada rasa ingin menyerah, merasa bersalah dan putus asa. Semangat bekerja down, emosi tak terkontrol dan muncul masalah masalah baru yang tidak bisa saya kendalikan. erasa bersalah, merasa hina dan tak berguna sampai saya temukan info di wa grup bisnis saya tentang kelas PPA private.  Penasaran banget dengan kelas ini. 

Saya nekat mau ikut kelas waktu itu diadakan jauh dari tempat tinggal saya, yaitu di bengkulu. Perjalanan kesana butuh waktu 8 jam, biaya kesana juga butuh dana yang lumayan banyak bagi saya yang lagi proses bangun rumah. Pengeluaran lagi banyak banyaknya dan yang membuat makin mundur ikut kelas adalah meninggalkan si Adek yang baru berumur 2 tahun yang sering tantrum ga ketulungan. 

Keinginan mengikuti kelas pun saya urungkan. 

Saya coba ikuti kelas Tetas PPA online yang rutin diadakan 2-3  kali via zoom. Alhamdulillah ilmu nya pun dapet, serasa ada amunisi dan energi baru setiap kelas berakhir. 

Meski sering juga mewek dalam kelas karena merasa semua yang terjadi saat ini adalah buah dari kesalahan diri kita sendiri bukan orang lain dan bukan pula karena Allah tidak sayang. 

Semakin hari semakin rindu ingin duduk dikelas PPA private offline ini sembari saya ptaktekkan ilmu ilmu yang didapatkan dari kelas online. Berlahan ketenangan dan kadamaian pun hadir. Setiap malam saya habiskan waktu untuk "Me Time", mengobrol dengan NYA. Menceritakan apapun yang saya rasakan saat itu, entah bingung, entah marah entah kesal, pokoknya semuanya. Semua itu terangkai dalam kata kata yang indah bak syair seorang pujangga yang sedang jatuh cinta. Tak jarang bait bait demi bait nya diiiringi air mata yang tiada henti. Merasa hina dan tak berdaya tanpa NYA. Rasanya semakin hari semakin lapang dan tenang. Masalah satu satu Allah selesaikan dengan cara NYA dan selalu saya kuatkan dari dalam diri apapun yang terjadi saat ini serta penyelesaian yang Allah berikan adalah yang terbaik dari NYA. Hamba ridho ya rabb. 

Trus kembali ke cerita keinginan ikut kelas PPA ofline pun tak pernah tinggal saya lantunkan dalam doa. Semoga Allah izinkan saya mendapatkan ilmu langsung dari guru guru tercinta. 

Alhamdulillah Februari 2021, kelas dibuka dikabupaten tempat tinggal saya. Saya tidak perlu berangkat jauh dan meninggalkan anak anak. Yang terpenting sebelum mendaftar kelas saya minta izin ke suami terlebih dahulu. Ini juga salah satu materi praktek di PPA, ridho suami. Alhdulillah beliau mengizinkan saya ikul kelas yang dilaksanakan dari pagi sampai maghrib. 

Dikelas pertama saya, air mata tak berhenti menetes. Kelas belum dimula saja saya sudah nangis mendengar lantunan nasyid dari panitia. 

MasyaAllah ya allah nikmat Mu dan miracle Mu begitu nyata. Kekuatan doa dan kesabaran itu balasan luar biasa. 

Saya yang tadi tak punya dana untuk mendaftar semudah itu engkau berikan rezeki yang tak disangka sangka. 

Saya yang tadinya tak berani minta izin ke suami, hanya dalam doa titip ananda hamba rabb saat hamba mengikuti kelas nanti. Dengan mudah melunakkan hati suami mengabulkan permintaas saya ikut kelas dan siap momong seharian.

Allahu akbar.

Ketika kita sabar dan ridho atas apa yang Allah berikan. Maka pertolonganNYA pun hadir diluar nalar dan logika kita. 

Jadi jangan pernah menyerah untuk menjadi pribadi yang sabar. Karena kesabaran itu tidak ada batasnya. Kita tidak pernah tahu miracle apa yang Allah siapkan dari buah kesabaran kita selama ini. (WS) 

3 K dalam Hidup

Bismillahirrahmanirrahim.. Segala puji hanya milik Allah. Dia yang maha atas segala. Memberikan apa-apa yang menjadi kebutuhan kita, bukan k...